IHSG berakhir anjlok hingga 17 poin
Kamis, 13 Desember 2012 - 16:35 WIB
IHSG berakhir anjlok hingga 17 poin
A
A
A
Sindonews.com - Sejak perdagangan dibuka, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah bergerak di jalur merah, begitu juga pada penutupan sesi I, IHSG makin terperosok. Hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG tidak berhasil bangkit malah tenggelam 17 poin.
IHSG, pada penutupan perdagangan Kamis (13/12/2012) anjlok 17,34 poin atau 0,4 persen menjadi 4.320,19. LQ45 ditutup berkurang 3,984 poin atau 0,54 persen ke level 738,704.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,28 triliun dengan volume 7,35 miliar lembar saham. Sebanyak 154 saham melemah, 111 saham menguat dan 102 saham stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau bergerak melemah. Sektor konsumsi turun 65,47 poin atau 3,98 persen, sektor manufaktur turun 13,8 poin atau 1,2 persen sementara sektor tambang naik 35,57 poin atau 1,9 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp9 ribu menjadi 249 ribu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp600 ke Rp11.950 dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp500 ke Rp5.850.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp2.800 ke Rp20.350, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp300 ke Rp15.550, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp3000 ke Rp19.150.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng turun 57,77 poin atau 0,26 persen menjadi 22.445,58, tapi Nikkei naik 161,27 poin atau 1,68 persen ke 9.742,73 dan Straits Times naik 13,84 poin atau 0,4 persen ke 3.155,5.
IHSG, pada penutupan perdagangan Kamis (13/12/2012) anjlok 17,34 poin atau 0,4 persen menjadi 4.320,19. LQ45 ditutup berkurang 3,984 poin atau 0,54 persen ke level 738,704.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp7,28 triliun dengan volume 7,35 miliar lembar saham. Sebanyak 154 saham melemah, 111 saham menguat dan 102 saham stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau bergerak melemah. Sektor konsumsi turun 65,47 poin atau 3,98 persen, sektor manufaktur turun 13,8 poin atau 1,2 persen sementara sektor tambang naik 35,57 poin atau 1,9 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp9 ribu menjadi 249 ribu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp600 ke Rp11.950 dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp500 ke Rp5.850.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp2.800 ke Rp20.350, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp300 ke Rp15.550, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp3000 ke Rp19.150.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng turun 57,77 poin atau 0,26 persen menjadi 22.445,58, tapi Nikkei naik 161,27 poin atau 1,68 persen ke 9.742,73 dan Straits Times naik 13,84 poin atau 0,4 persen ke 3.155,5.
(gpr)
Lihat Juga :