Kali ini, Dahlan pilih DPR ketimbang Presiden
Kamis, 13 Desember 2012 - 16:49 WIB
Kali ini, Dahlan pilih DPR ketimbang Presiden
A
A
A
Sindonews.com - Sore ini pukul 16.30 WIB, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan datang ke Gedung DPR untuk mengikuti rapat kerja (raker) dengan Komisi XI terkait privatisasi PT Semen Baturaja.
Kehadiran Dahlan yang biasanya mangkir dari raker dengan DPR ini pun mendapat apresiasi dari DPR. "Kami hargai kehadiran Pak Dahlan karena seharusnya masih menemani Presiden," kata Ketua Komisi XI Emir Moeis di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Sebelumnya, Dahlan dijadwalkan mengikuti kunjungan kerja (kunker) bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bali hingga siang ini. Raker ini sendiri tampak sepi karena hanya diikuti 15 orang anggota Komisi XI DPR.
Sedianya raker terkait privatisasi PT Semen Baturaja dilakukan kemarin (Rabu, 12/12/2012) bersama dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Namun, karena mantan Direktur Utama PLN tersebut mendampingi Presiden ke Jawa Timur dan Bali, Kementerian BUMN diwakili Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yassin.
Sayangnya, keputusan terkait privatisasi Semen Baturaja tertunda lantaran sejumlah fraksi di Komisi XI menuntut kehadiran bos perusahaan pelat merah tersebut hadir guna membahas privatisasi tersebut.
"Siapa yang akan bertanggung jawab jika IPO Semen Baturaja bermasalah?" tanya Anggota Komisi XI Muhammad Hatta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kemarin.
Kehadiran Dahlan yang biasanya mangkir dari raker dengan DPR ini pun mendapat apresiasi dari DPR. "Kami hargai kehadiran Pak Dahlan karena seharusnya masih menemani Presiden," kata Ketua Komisi XI Emir Moeis di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Sebelumnya, Dahlan dijadwalkan mengikuti kunjungan kerja (kunker) bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bali hingga siang ini. Raker ini sendiri tampak sepi karena hanya diikuti 15 orang anggota Komisi XI DPR.
Sedianya raker terkait privatisasi PT Semen Baturaja dilakukan kemarin (Rabu, 12/12/2012) bersama dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Namun, karena mantan Direktur Utama PLN tersebut mendampingi Presiden ke Jawa Timur dan Bali, Kementerian BUMN diwakili Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yassin.
Sayangnya, keputusan terkait privatisasi Semen Baturaja tertunda lantaran sejumlah fraksi di Komisi XI menuntut kehadiran bos perusahaan pelat merah tersebut hadir guna membahas privatisasi tersebut.
"Siapa yang akan bertanggung jawab jika IPO Semen Baturaja bermasalah?" tanya Anggota Komisi XI Muhammad Hatta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kemarin.
(rna)
Lihat Juga :