Sumur tua Pertamina di Langkat terbakar
Minggu, 16 Desember 2012 - 12:31 WIB
Sumur tua Pertamina di Langkat terbakar
A
A
A
Sindonews.com - SK Migas menginformasikan adanya kerbakaran sumur tua milik Pertamina di Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Jumat 14 Desember 2012 sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa kebakaran ini terjadi akibat aktivitas penambangan liar di sumur tersebut.
"Sumur yang dibor sedalam 120 meter itu digarap secara tradisional oleh penambang liar, tanpa memenuhi aturan dan norma keselamatan kerja," jelas Kepala Dinas Humas dan Kelembagaan SK Migas Rinto Pudyantoro dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (15/12/2012).
Rinto menambahkan, sebenarnya Pertamina dan pemerintah setempat sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terkait resiko penambangan liar di sumur tua tersebut serta peraturan-peraturan yang melarangnya.
"Pertamina EP bersama Distamben Sumut dan Langkat, serta instansi keamanan telah beberapa kali melakukan sosialisasi perihal peraturan tentang pengelolaan sumur tua dan larangan melakukan penambangan liar," imbuhnya.
Akibat kebakaran ini, dikabarkan tujuh orang penambang liar mengalami luka bakar, dua orang korban luka ringan dilarikan ke rumah sakit umum Tanjung Pura, sementara lima orang yang mengalami luka kritis dilarikan ke rumah sakit Adam Malik Medan.
Pertamina Field Pangkalan Susu telah menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran, namun tidak bisa masuk ke lokasi karena tidak ada akses masuk. Jarak antara jalan raya ke TKP sekitar 400 meter melalui kebun sawit yang berawa-rawa.
"Sumur yang dibor sedalam 120 meter itu digarap secara tradisional oleh penambang liar, tanpa memenuhi aturan dan norma keselamatan kerja," jelas Kepala Dinas Humas dan Kelembagaan SK Migas Rinto Pudyantoro dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (15/12/2012).
Rinto menambahkan, sebenarnya Pertamina dan pemerintah setempat sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terkait resiko penambangan liar di sumur tua tersebut serta peraturan-peraturan yang melarangnya.
"Pertamina EP bersama Distamben Sumut dan Langkat, serta instansi keamanan telah beberapa kali melakukan sosialisasi perihal peraturan tentang pengelolaan sumur tua dan larangan melakukan penambangan liar," imbuhnya.
Akibat kebakaran ini, dikabarkan tujuh orang penambang liar mengalami luka bakar, dua orang korban luka ringan dilarikan ke rumah sakit umum Tanjung Pura, sementara lima orang yang mengalami luka kritis dilarikan ke rumah sakit Adam Malik Medan.
Pertamina Field Pangkalan Susu telah menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran, namun tidak bisa masuk ke lokasi karena tidak ada akses masuk. Jarak antara jalan raya ke TKP sekitar 400 meter melalui kebun sawit yang berawa-rawa.
(rna)
Lihat Juga :