Harga elpiji 12 kg bakal naik, pedagang bakso pusing
Minggu, 16 Desember 2012 - 15:50 WIB
Harga elpiji 12 kg bakal naik, pedagang bakso pusing
A
A
A
Sindonews.com - Belum selesai masalah tingginya harga daging sapi dan munculnya bakso oplosan, para pedagang bakso dibuat semakin pusing dengan adanya rencana kenaikan harga elpiji 12 kilogram (kg) pada pertengahan 2013 mendatang.
"Isu-isu lain belum selesai, tentu ini (kenaikan elipiji 12 kg) makin berat buat kita," ucap Ketua Umum Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) Trisetyo Budiman saat ditanya Sindonews di Jakarta, Minggu (16/12/2012).
Bila rencana kenaikan harga elpiji 12 kg ini direalisasikan, menurut Budiman, biaya produksi bakso dipastikan melonjak. "Elpiji itu salah satu biaya. Kalau bikin bakso kan (bahan bakarnya) pakai elpiji. Ya makin berat," kata dia.
Pihaknya pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. "Kok semua naik terus, kenapa ini?" tanyanya.
Seperti diketahui, Pertamina memastikan akan ada kenaikan harga gas elpiji 12 kg sebesar Rp2.000 per kg pada 2013 mendatang. Kenaikan harga ini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
"Minimal pertenghan tahun naik Rp2000 karena BUMN itu tidak boleh rugi, kalau rugi kita disalahkan dan itu jadi beban kita," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya beberapa waktu lalu.
"Isu-isu lain belum selesai, tentu ini (kenaikan elipiji 12 kg) makin berat buat kita," ucap Ketua Umum Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) Trisetyo Budiman saat ditanya Sindonews di Jakarta, Minggu (16/12/2012).
Bila rencana kenaikan harga elpiji 12 kg ini direalisasikan, menurut Budiman, biaya produksi bakso dipastikan melonjak. "Elpiji itu salah satu biaya. Kalau bikin bakso kan (bahan bakarnya) pakai elpiji. Ya makin berat," kata dia.
Pihaknya pun mempertanyakan komitmen pemerintah dalam membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. "Kok semua naik terus, kenapa ini?" tanyanya.
Seperti diketahui, Pertamina memastikan akan ada kenaikan harga gas elpiji 12 kg sebesar Rp2.000 per kg pada 2013 mendatang. Kenaikan harga ini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
"Minimal pertenghan tahun naik Rp2000 karena BUMN itu tidak boleh rugi, kalau rugi kita disalahkan dan itu jadi beban kita," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya beberapa waktu lalu.
(rna)
Lihat Juga :