Kemenhub: Biaya proyek MRT bisa lebih murah
Senin, 17 Desember 2012 - 16:22 WIB
Kemenhub: Biaya proyek MRT bisa lebih murah
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai, biaya pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) yang kini tengah digodok oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih bisa ditekan lagi.
"Sebetulnya angka yang disitir di publik itu pagu, nanti kalau sudah ada hasil tender biasanya dibawah itu," ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Seperti diketahui, saat ini pembangunan MRT masih belum disetujui oleh Jokowi karena terkendala biaya pembangun yang terlalu tinggi. Demi menyiasati hal ini, Jokowi meminta pemerintah pusat menanggung 70 persen biaya investasi MRT, sedangkan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta membayar 30 persen sisanya.
Namun, pemerintah pusat masih belum bisa menyanggupi permintaan Jokowi tersebut dan masih akan membicarakannya lagi dengan mantan Walikota Solo itu. "Jangan ngomong itu dulu lah, nanti saya bohong kalau janji. Nanti kita duduk dululah biar saya jelaskan dari mana sumber-sumber kita membiayai," tutur Hatta beberapa waktu lalu.
Sebelumnya pemerintah mengeluarkan angka dengan panjang jalur MRT yang akan dibangun mencapai 21,5 kilometer (km), terdiri atas 21 stasiun dengan jarak antarstasiun 1 km, maka dibutuhkan dana sekitar USD98 juta per km.
"Sebetulnya angka yang disitir di publik itu pagu, nanti kalau sudah ada hasil tender biasanya dibawah itu," ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Seperti diketahui, saat ini pembangunan MRT masih belum disetujui oleh Jokowi karena terkendala biaya pembangun yang terlalu tinggi. Demi menyiasati hal ini, Jokowi meminta pemerintah pusat menanggung 70 persen biaya investasi MRT, sedangkan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta membayar 30 persen sisanya.
Namun, pemerintah pusat masih belum bisa menyanggupi permintaan Jokowi tersebut dan masih akan membicarakannya lagi dengan mantan Walikota Solo itu. "Jangan ngomong itu dulu lah, nanti saya bohong kalau janji. Nanti kita duduk dululah biar saya jelaskan dari mana sumber-sumber kita membiayai," tutur Hatta beberapa waktu lalu.
Sebelumnya pemerintah mengeluarkan angka dengan panjang jalur MRT yang akan dibangun mencapai 21,5 kilometer (km), terdiri atas 21 stasiun dengan jarak antarstasiun 1 km, maka dibutuhkan dana sekitar USD98 juta per km.
(rna)
Lihat Juga :