Ekspansi luar negeri Waskita akan meningkat di 2014
Rabu, 19 Desember 2012 - 13:03 WIB
Ekspansi luar negeri Waskita akan meningkat di 2014
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya ekspansi ke luar negeri yang dilakukan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dianggap sebagai salah satu langkah strategis yang mampu memberi kontribusi signifikan bagi kinerja perseroan.
Anggapan tersebut didasarkan pada capaian prestasi yang berhasil diraih perseroan dari proyek-proyek luar negeri dimana salah satunya tercermin pada kontribusi penjualan luar negeri tahun 2011 yang tercatat mencapai Rp500 miliar.
"Ekspansi luar negeri Waskita, khususnya Timur Tengah berjalan baik. Kontribusinya ke penjualan tahun 2011 sebesar Rp500 miliar," terang Direktur Utama WSKT, M Choliq di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Rabu (19/12/2012).
Kendati demikian, lanjut dia, dirinya memproyeksikan untuk tahun 2013 sendiri kontribusi dari proyek-proyek luar negeri belum akan mengalami peningkatan. Peningkatan baru akan terjadi pada 2014-2015 mendatang.
"Untuk tahun depan sepertinya kontribusi belum banyak, baru akan meningkat di 2014 dan 2015," sambung dia.
Perlu diketahui, perseroan memiliki kontrak baru senilai Rp14 triliun di 2013 dan kontrak carry over dari 2012 sebesar Rp8 triliun, sehingga jumlah kontrak perseroan menjadi Rp22 triliun pada tahun 2013.
Anggapan tersebut didasarkan pada capaian prestasi yang berhasil diraih perseroan dari proyek-proyek luar negeri dimana salah satunya tercermin pada kontribusi penjualan luar negeri tahun 2011 yang tercatat mencapai Rp500 miliar.
"Ekspansi luar negeri Waskita, khususnya Timur Tengah berjalan baik. Kontribusinya ke penjualan tahun 2011 sebesar Rp500 miliar," terang Direktur Utama WSKT, M Choliq di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Rabu (19/12/2012).
Kendati demikian, lanjut dia, dirinya memproyeksikan untuk tahun 2013 sendiri kontribusi dari proyek-proyek luar negeri belum akan mengalami peningkatan. Peningkatan baru akan terjadi pada 2014-2015 mendatang.
"Untuk tahun depan sepertinya kontribusi belum banyak, baru akan meningkat di 2014 dan 2015," sambung dia.
Perlu diketahui, perseroan memiliki kontrak baru senilai Rp14 triliun di 2013 dan kontrak carry over dari 2012 sebesar Rp8 triliun, sehingga jumlah kontrak perseroan menjadi Rp22 triliun pada tahun 2013.
(gpr)
Lihat Juga :