Pengamat : Kenaikan harga BBM tak berefek domino
Rabu, 19 Desember 2012 - 17:33 WIB
Pengamat : Kenaikan harga BBM tak berefek domino
A
A
A
Sindonews.com - Berbeda dengan DPR, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Telisa Feliyanti berpendapat bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebenarnya tidak menimbulkan efek domino.
Menurutnya, tidak semua barang akan terpengaruh oleh kenaikan harga BBM subsidi. "Tidak semua harga barang berhubungan dengan BBM," kata Telisa Feliyanti dalam Sarasehan Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI) di Menteng, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Feliyanti menjelaskan, sebenarnya kenaikan harga tersebut timbul akibat kepanikan masyarakat ketika harga BBM subsidi dinaikkan. Pasalnya, masyarakat sudah kadung dimanjakan oleh subsidi BBM selama puluhan tahun. "Itu karena mindset (pola pikir) yang sudah lama bahwa BBM itu harus disubsidi," jelas dia.
Bila harga BBM subsidi dinaikkan, tambah Feliyanti, anggaran negara akan semakin membengkak dan cadangan minyak juga akan segera habis, sehingga menimbulkan bencana di masa yang akan datang.
"Jangan habiskan BBM sekarang lalu mewariskan masalah untuk generasi mendatang," simpulnya.
Menurutnya, tidak semua barang akan terpengaruh oleh kenaikan harga BBM subsidi. "Tidak semua harga barang berhubungan dengan BBM," kata Telisa Feliyanti dalam Sarasehan Perhimpunan Profesional Indonesia (PPI) di Menteng, Jakarta, Rabu (19/12/2012).
Feliyanti menjelaskan, sebenarnya kenaikan harga tersebut timbul akibat kepanikan masyarakat ketika harga BBM subsidi dinaikkan. Pasalnya, masyarakat sudah kadung dimanjakan oleh subsidi BBM selama puluhan tahun. "Itu karena mindset (pola pikir) yang sudah lama bahwa BBM itu harus disubsidi," jelas dia.
Bila harga BBM subsidi dinaikkan, tambah Feliyanti, anggaran negara akan semakin membengkak dan cadangan minyak juga akan segera habis, sehingga menimbulkan bencana di masa yang akan datang.
"Jangan habiskan BBM sekarang lalu mewariskan masalah untuk generasi mendatang," simpulnya.
(rna)
Lihat Juga :