Investasi 2013 Pertamina dianggarkan USD6,77 miliar
Kamis, 20 Desember 2012 - 16:27 WIB
Investasi 2013 Pertamina dianggarkan USD6,77 miliar
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) akan menginvestasikan dana sebesar USD6,77 miliar pada 2013 untuk merealisasikan proyek-proyek utama perusahaan yang ditujukan bagi peningkatan produksi dan perkuatan infrastruktur energi nasional. Sebagian besar investasi dialokasikan pada bisnis hulu.
"Kegiatan investasi perusahaan akan difokuskan pada proyek-proyek pilar pendukung utama pertumbuhan perusahaan menuju World Class Energy Company. Bisnis hulu mendapatkan alokasi terbesar yaitu USD3,1 miliar atau 46 persen dari total anggaran investasi," jelas VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Nilai investasi tersebut termasuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2013 yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang berlangsung di Jakarta hari ini.
Adapun, proyek-proyek pengolahan dialokasikan USD638 juta dan diikuti oleh pemasaran dan niaga sebesar USD546 juta. Bisnis gas yang merupakan sumber pertumbuhan baru Pertamina mendapatkan alokasi investasi yang cukup signifikan, yaitu USD437 juta, sedangkan berbagai bisnis lainnya senilai total USD2 miliar.
Beberapa proyek utama yang akan digulirkan Pertamina pada 2013, seperti proyek I/E-OR pada lapangan-lapangan yang telah dinyatakan proven dengan target tambahan produksi sebesar 110.000 bph tahun in. Pengembangan program I/E-OR yang agresif ini merupakan bagian dari upaya mencapai produksi 200K pada 2014 atau disebut dengan Brigade 200K.
Secara keseluruhan, produksi minyak tahun depan ditargetkan sebesar 244.000 bph. Prognosa realisasi produksi minyak tahun ini mencapai 203.000 bph atau meningkat 5 persen dibandingkan dengan realisasi 2011. Produksi gas ditargetkan mencapai 1.691 MMscfd, atau meningkat dari realisasi 2012 sebesar 1.568 MMscfd.
"Kegiatan investasi perusahaan akan difokuskan pada proyek-proyek pilar pendukung utama pertumbuhan perusahaan menuju World Class Energy Company. Bisnis hulu mendapatkan alokasi terbesar yaitu USD3,1 miliar atau 46 persen dari total anggaran investasi," jelas VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Nilai investasi tersebut termasuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2013 yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang berlangsung di Jakarta hari ini.
Adapun, proyek-proyek pengolahan dialokasikan USD638 juta dan diikuti oleh pemasaran dan niaga sebesar USD546 juta. Bisnis gas yang merupakan sumber pertumbuhan baru Pertamina mendapatkan alokasi investasi yang cukup signifikan, yaitu USD437 juta, sedangkan berbagai bisnis lainnya senilai total USD2 miliar.
Beberapa proyek utama yang akan digulirkan Pertamina pada 2013, seperti proyek I/E-OR pada lapangan-lapangan yang telah dinyatakan proven dengan target tambahan produksi sebesar 110.000 bph tahun in. Pengembangan program I/E-OR yang agresif ini merupakan bagian dari upaya mencapai produksi 200K pada 2014 atau disebut dengan Brigade 200K.
Secara keseluruhan, produksi minyak tahun depan ditargetkan sebesar 244.000 bph. Prognosa realisasi produksi minyak tahun ini mencapai 203.000 bph atau meningkat 5 persen dibandingkan dengan realisasi 2011. Produksi gas ditargetkan mencapai 1.691 MMscfd, atau meningkat dari realisasi 2012 sebesar 1.568 MMscfd.
(gpr)
Lihat Juga :