2013, SMGR bidik laba bersih Rp6,35 T
Kamis, 20 Desember 2012 - 19:05 WIB
2013, SMGR bidik laba bersih Rp6,35 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membidik laba bersih Rp6,35 triliun pada akhir 2013, naik 10 persen dibandingkan target laba bersih akhir tahun ini sekitar Rp5,77-Rp5,87 triliun. Target laba bersih 2012 tersebut naik 18-20 persen dibandingkan laba bersih 2011 yang tercatat sebesar Rp4,89 triliun.
Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman mengatakan, target laba bersih 2013 akan ditopang dari target pendapatan sebesar 20 persen menjadi Rp21,6 triliun dibandingkan target akhir tahun 2012 sebesar Rp18 triliun.
"Kami optimis dengan target revenue tahun 2013," ujar Ahyanizzaman saat ditemui usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Perseroan di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Optimisme itu, jelas dia, akan ditopang dari kapasitas produksi pabrik Tonasa V dan Tuban IV yang sudah beroperasi secara maksimal pada tahun 2013. Seperti diketahui, saat ini kapasitas produksi semen perseroan mencapai 23 juta ton, dengan tambahan kedua pabrik tersebut akan menjadi sekitar 28 juta ton.
"Tahun 2013, volume kami targetkan tumbuh 18-20 persen, dengan adanya kapasitas baru dari Tuban IV dan Tonasa V," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto menambahkan, kinerja fundamental yang kuat membuat kepercayaan investor makin meningkat. Selain itu, saham perseroan tercatat mengalami peningkatan 741 persen, terhitung sejak 2005-19 Desember 2012.
"Kenaikan ini melampaui kinerja IHSG yang pada kurun waktu bersamaan tumbuh 327 persen," tuturnya.
Adapun sepanjang tahun ini, terhitung Januari-19 Desember 2012, saham berkode SMGR telah membukukan kenaikan hampir 39% persen, melampaui kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) sekitar 12,25 persen.
"Hari ini kami mengadakan RUPSLB, memutuskan dan menyetujui dua hal, yakni penggantian nama perseroan dari PT Semen Gresik Indonesia Tbk menjadi PT Semen Indonesia Tbk. Kedua, menyetujui perubahan dan penyesuaian sebagian pasal anggaran dasar perseroan," ungkapnya.
Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman mengatakan, target laba bersih 2013 akan ditopang dari target pendapatan sebesar 20 persen menjadi Rp21,6 triliun dibandingkan target akhir tahun 2012 sebesar Rp18 triliun.
"Kami optimis dengan target revenue tahun 2013," ujar Ahyanizzaman saat ditemui usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Perseroan di Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Optimisme itu, jelas dia, akan ditopang dari kapasitas produksi pabrik Tonasa V dan Tuban IV yang sudah beroperasi secara maksimal pada tahun 2013. Seperti diketahui, saat ini kapasitas produksi semen perseroan mencapai 23 juta ton, dengan tambahan kedua pabrik tersebut akan menjadi sekitar 28 juta ton.
"Tahun 2013, volume kami targetkan tumbuh 18-20 persen, dengan adanya kapasitas baru dari Tuban IV dan Tonasa V," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto menambahkan, kinerja fundamental yang kuat membuat kepercayaan investor makin meningkat. Selain itu, saham perseroan tercatat mengalami peningkatan 741 persen, terhitung sejak 2005-19 Desember 2012.
"Kenaikan ini melampaui kinerja IHSG yang pada kurun waktu bersamaan tumbuh 327 persen," tuturnya.
Adapun sepanjang tahun ini, terhitung Januari-19 Desember 2012, saham berkode SMGR telah membukukan kenaikan hampir 39% persen, melampaui kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) sekitar 12,25 persen.
"Hari ini kami mengadakan RUPSLB, memutuskan dan menyetujui dua hal, yakni penggantian nama perseroan dari PT Semen Gresik Indonesia Tbk menjadi PT Semen Indonesia Tbk. Kedua, menyetujui perubahan dan penyesuaian sebagian pasal anggaran dasar perseroan," ungkapnya.
(rna)
Lihat Juga :