Ekonomi Indonesia bisa bernasib sama dengan India
Sabtu, 22 Desember 2012 - 10:08 WIB
Ekonomi Indonesia bisa bernasib sama dengan India
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil kebijakan ekonomi dan tidak terlampau optimistis bila tidak ingin pertumbuhan ekonomi terjun bebas seperti yang dialami India.
"Kita akan sama nasibnya seperti India," ujar Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi di Jakarta, Jumat (21/12/2012) sore.
Sofjan menuturkan, beberapa tahun lalu ekonomi India tumbuh sangat pesat hingga menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Namun, kini negara tersebut mengalami perlambatan ekonomi yang amat drastis akibat berbagai kebijakan pemerintahnya yang kurang memperhatikan dunia usaha.
Kejadian serupa dikhawatirkan bisa terjadi di Indonesia, jika pemerintah tidak segera memperbaiki kebijakan-kebijakannya. "Kita melihat India tumbuh begitu tinggi, tapi karena kesalahan-kesalahan dari pemerintah, pertumbuhannya (sekarang) tidak lebih dari 5 persen. Dan ini persis kita tiru," lanjutnya.
Karena itu, dia meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan berbagai masalah yang selama ini membelenggu dunia usaha, mulai dari masalah ketenagakerjaan hingga kepastian hukum. "Kalau masalah hukum, masalah buruh, dan segala kehangatan politik ini tidak segera kita selesaikan, ini (masalah ekonomi) akan terjadi di 2013," pungkas Sofjan.
"Kita akan sama nasibnya seperti India," ujar Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi di Jakarta, Jumat (21/12/2012) sore.
Sofjan menuturkan, beberapa tahun lalu ekonomi India tumbuh sangat pesat hingga menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia. Namun, kini negara tersebut mengalami perlambatan ekonomi yang amat drastis akibat berbagai kebijakan pemerintahnya yang kurang memperhatikan dunia usaha.
Kejadian serupa dikhawatirkan bisa terjadi di Indonesia, jika pemerintah tidak segera memperbaiki kebijakan-kebijakannya. "Kita melihat India tumbuh begitu tinggi, tapi karena kesalahan-kesalahan dari pemerintah, pertumbuhannya (sekarang) tidak lebih dari 5 persen. Dan ini persis kita tiru," lanjutnya.
Karena itu, dia meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan berbagai masalah yang selama ini membelenggu dunia usaha, mulai dari masalah ketenagakerjaan hingga kepastian hukum. "Kalau masalah hukum, masalah buruh, dan segala kehangatan politik ini tidak segera kita selesaikan, ini (masalah ekonomi) akan terjadi di 2013," pungkas Sofjan.
(rna)
Lihat Juga :