Investor disarankan lakukan strategi cost averaging

Sabtu, 22 Desember 2012 - 16:02 WIB
Investor disarankan...
Investor disarankan lakukan strategi cost averaging
A A A
Sindonews.com - Investasi pada instrumen reksa dana pada tahun depan diprediksi masih akan positif. Namun, untuk meminimalkan efek resiko, investor disarankan untuk melakukan strategi cost averaging atau melakukan investasi rutin dalam jumlah yang sama tanpa memperhatikan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana pada saat itu.

Menurut analis riset PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya, reksa dana jenis saham, campuran dan pendapatan tetap memiliki potensi tumbuh positif pada tahun depan. Namun dari tiga jenis reksa dana tersebut, reksa dana saham dinilai memiliki resiko sangat besar.

"Karena itu, untuk meminimalkan efek dari fluktuasi tersebut terhadap investasi kita, strategi cost averaging dapat menjadi satu pertimbangan," kata dia kepada Sindonews belum lama ini.

Dia menjelaskan, strategi tersebut perlu dilakukan lantaran mampu membantu investor yang kurang baik dalam melakukan market timing untuk mengurangi fluktuasi portofolionya. Kendati demikian, strategi tersebut juga memiliki sisi negatif, yakni ketika pasar bullish (tren naik) dengan kencang, justru potensi keuntungan investor malah berkurang.

Analis Infovesta Utama lainnya Praska Putrantyo menambahkan, reksa dana saham pada tahun depan masih memberikan kinerja yang positif, namun hal itu dibarengi dengan potensi resiko fluktuasi yang besar.

"Namun, saya menyarankan agar semua dikembalikan ke tujuan investasi dan toleransi resiko masing-masing investor, apakah senang dengan return (imbal hasil) tinggi, namun juga resiko fluktuasi tinggi atau sebaliknya," saran Praska.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved