Adhi akui BUMN sulit digabung dengan swasta

Senin, 24 Desember 2012 - 10:22 WIB
Adhi akui BUMN sulit...
Adhi akui BUMN sulit digabung dengan swasta
A A A
Sindonews.com - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengakui konsorsium badan usaha milik negara (BUMN) tidak mudah bekerja sama dengan perusahaan swasta dalam mengerjakan proyek monorel, yang tengah dirancang oleh Pemerintah DKI Jakarta. Pasalnya, berdasarkan amanat pemegang saham bahwa pembangunan megaproyek tersebut harus bersinergi dengan sesama perusahaan pelat merah.

"Konsorsium BUMN tidak bisa begitu saja kerja sama dengan swasta. Jadi, tidak mudah digabung," kata Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Amrozi Hamidi kepada Sindonews, Senin (24/12/2012).

Seperti diketahui, Adhi Karya sebelumnya bersama dengan sejumlah BUMN telah membentuk konsorsium untuk membangun proyek monorel di Ibu Kota. Adapun, BUMN yang bergabung dalam konsorsium bersama dengan perusahaan konstruksi pelat merah tersebut, yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Len Industri, PT Industri Kereta Api dan PT Jasa Marga Tbk.

Namun, Amrozi menyatakan, proposal terkait monorel yang diajukan Adhi berbeda dengan proposal yang diajukan Jasa Marga. Kendati demikian, dia enggan merincinya. Sementara, perusahaan swasta yang akan ikut membangun proyek transportasi massal di Jakarta adalah PT Jakarta Monorail.

Terkait adanya isu yang menyatakan Adhi Karya mundur dari proyek tersebut, Amrozi menegaskan, konsorsium BUMN tidak menyatakan akan mundur. Menurut dia, konsorsium masih melakukan kajian teknis maupun pendanaan proyek itu.

"Progress saat ini, kajian teknis dan finansial dalam proses detail," tandas Amrozi.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhir pekan lalu mengungkapkan, pihaknya telah menerima surat dari salah satu BUMN konstruksi yang menyatakan enggan bergabung dengan perusahaan swasta dalam pengerjaan proyek monorel tersebut. Pasalnya, BUMN konstruksi tersebut telah membentuk konsorsium dengan BUMN lainnya untuk melanjutkan proyek monorel, yang terhenti.

Adapun, estimasi investasi pembangunan proyek monorel sebanyak tiga jalur mencapai Rp12 triliun. Sekedar mengingatkan, Adhi Karya sebelumnya sempat berkonsorsium dengan PT Jakarta Monorail dalam pembangunan proyek monorel, yang akhirnya mangkrak lantaran tidak cairnya dana dari investor, sehingga menyebabkan perseroan memilih mengundurkan diri dari proyek tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Proyek MRT di Rawamangun...
Proyek MRT di Rawamangun Kebakaran
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved