EXCL targetkan pendapatan layanan data Rp6,87 T
Senin, 24 Desember 2012 - 15:49 WIB
EXCL targetkan pendapatan layanan data Rp6,87 T
A
A
A
Sindonews.com - PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari layanan data dan content pada tahun depan maksimal 28-30 persen. Dengan target pendapatan sekitar Rp21,6-22,9 triliun, maka pendapatan layanan data diproyeksi sekitar Rp6,05-6,87 triliun.
Adapun, kontribusi pendapatan perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini berasal dari layanan suara sebanyak 50 persen, pesan singkat (SMS) 25 persen dan sisanya 25 persen dari layanan data maupun content.
"Pertumbuhan tertinggi di data, hingga perkiraan tahun depan, kontribusi data dan content akan jadi 28-30 persen," kata Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi kepada Sindonews, Senin (24/12/2012).
Sementara itu, perseroan menargetkan pendapatan pada tahun depan akan tumbuh diatas industri. Pendapatan industri telekomunikasi pada tahun depan diproyeksi tumbuh 7-8 persen, sedangkan perusahaan telekomunikasi asal Malaysia ini menargetkan pendapatan tahun depan bisa tumbuh 8-9 persen.
Pada tahun ini, perseroan sempat memasang target pendapatan penghujung tahun sekitar Rp20-21 triliun. Dengan target tumbuh 8-9 persen, maka diperkirakan target pendapatan perseroan pada 2013 sekitar Rp21,6-22,9 triliun.
Sementara pada kuartal III/2012, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha bersih sebesar Rp15,7 triliun, naik sekitar 17,164 persen dari Rp13,455 triliun pada kuartal III tahun lalu. Pendapatan perseroan dari layanan data pada kuartal III tahun ini tercatat sekitar Rp3,93 triliun.
Naiknya pendapatan usaha perusahaan telekomunikasi tersebut menyebabkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 4,6 persen menjadi Rp2,19 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,18 triliun.
Untuk mengembangkan layanan data, Hasnul menjelaskan, XL Axiata akan mengalokasikan Rp4,2-4,8 triliun pada tahun depan. Dana tersebut diambil dari belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan pada 2013 mendatang sebesar Rp7-8 triliun.
"Investasi kita tahun depan sekitar Rp7-8 triliun, sekitar 60 persen untuk data," ujarnya.
Adapun, kontribusi pendapatan perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini berasal dari layanan suara sebanyak 50 persen, pesan singkat (SMS) 25 persen dan sisanya 25 persen dari layanan data maupun content.
"Pertumbuhan tertinggi di data, hingga perkiraan tahun depan, kontribusi data dan content akan jadi 28-30 persen," kata Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi kepada Sindonews, Senin (24/12/2012).
Sementara itu, perseroan menargetkan pendapatan pada tahun depan akan tumbuh diatas industri. Pendapatan industri telekomunikasi pada tahun depan diproyeksi tumbuh 7-8 persen, sedangkan perusahaan telekomunikasi asal Malaysia ini menargetkan pendapatan tahun depan bisa tumbuh 8-9 persen.
Pada tahun ini, perseroan sempat memasang target pendapatan penghujung tahun sekitar Rp20-21 triliun. Dengan target tumbuh 8-9 persen, maka diperkirakan target pendapatan perseroan pada 2013 sekitar Rp21,6-22,9 triliun.
Sementara pada kuartal III/2012, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha bersih sebesar Rp15,7 triliun, naik sekitar 17,164 persen dari Rp13,455 triliun pada kuartal III tahun lalu. Pendapatan perseroan dari layanan data pada kuartal III tahun ini tercatat sekitar Rp3,93 triliun.
Naiknya pendapatan usaha perusahaan telekomunikasi tersebut menyebabkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 4,6 persen menjadi Rp2,19 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,18 triliun.
Untuk mengembangkan layanan data, Hasnul menjelaskan, XL Axiata akan mengalokasikan Rp4,2-4,8 triliun pada tahun depan. Dana tersebut diambil dari belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan pada 2013 mendatang sebesar Rp7-8 triliun.
"Investasi kita tahun depan sekitar Rp7-8 triliun, sekitar 60 persen untuk data," ujarnya.
(rna)
Lihat Juga :