SK Migas optimistis target produksi 2013 tercapai
Kamis, 27 Desember 2012 - 18:23 WIB
SK Migas optimistis target produksi 2013 tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) optimistis dapat mencapai target produksi minyak dan gas bumi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar 2,26 juta barel per hari (barrel oil equivalent per day/BOEPD), yang terdiri dari produksi minyak sebesar 900 ribu bph dan produksi gas 1,36 juta barel setara minyak per hari dengan adanya sejumlah proyek yang akan selesai tahun depan.
"Sejumlah proyek yang akan mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas tahun depan, antara lain selesainya proyek pengembangan Lapangan Sumpal, Lapangan Ruby, Lapangan Peciko 7B, Lapangan Sisi Nubi 2B, Lapangan Peciko 7C DAN Lapangan South Mahakam," jelas Kepala Divisi Humas SK Migas Hadi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Lapangan Sumpal di Sumatera Selatan yang dikelola oleh KKKS ConocoPhillips akan memproduksi gas sebesar 155 juta kaki kubik per hari (mmscfd), Lapangan Ruby di Kalimantan Selatan yang dikelola oleh Pearl Oil akan menghasilkan gas sebesar 100 mmscfd, Lapangan Peciko 7B dan Lapangan Sisi Nubi 2B di Kalimantan Timur yang dikelola TOTAL E&P akan memproduksi gas sebesar 170 mmscfd serta Lapangan Peciko 7C yang akan menghasilkan gas sebesar 120 mmscfd dan minyak sebesar 280 bph.
"Untuk tambahan produksi minyak sebesar 1.200 bph akan didapat dari Pilot EOR (enhanced oil recovery) di Lapangan Kaji Semoga yang dikelola Medco EP, Lapangan Minas yang dikelola Chevron Indonesia melalui injeksi chemical, Lapangan Tanjung yang dikelola Pertamina EP dan Lapangan Widuri yang dikelola CNOOC," tambah Hadi.
Selain itu, pada tahun 2013 akan dilakukan pemboran sumur pengembangan sebanyak 701 sumur dan workover sebanyak 417 sumur, sedangkan survei seismik 2D seluas 4,8 ribu kilometer persegi (km2) dan survei seismik 3D seluas 8,7 km2 serta melakukan reaktivasi 130 sumur suspended, yang diharapkan dapat menambah produksi hingga 1.400 bph, terutama dari wilayah kerja Pertamina.
Proyek Banyu Urip (full scale), Cepu di tahun 2013 akan terus dilanjutkan, target produksi awal bulan Juni 2014 dengan volume 90 ribu bph dan full scale di bulan Desember 2014 dengan volume 165 ribu bph. Sedangkan, proyek Masela INPEX pada tahun 2013 masih dilakukan pelaksanaan feed.
"Sejumlah proyek yang akan mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas tahun depan, antara lain selesainya proyek pengembangan Lapangan Sumpal, Lapangan Ruby, Lapangan Peciko 7B, Lapangan Sisi Nubi 2B, Lapangan Peciko 7C DAN Lapangan South Mahakam," jelas Kepala Divisi Humas SK Migas Hadi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Lapangan Sumpal di Sumatera Selatan yang dikelola oleh KKKS ConocoPhillips akan memproduksi gas sebesar 155 juta kaki kubik per hari (mmscfd), Lapangan Ruby di Kalimantan Selatan yang dikelola oleh Pearl Oil akan menghasilkan gas sebesar 100 mmscfd, Lapangan Peciko 7B dan Lapangan Sisi Nubi 2B di Kalimantan Timur yang dikelola TOTAL E&P akan memproduksi gas sebesar 170 mmscfd serta Lapangan Peciko 7C yang akan menghasilkan gas sebesar 120 mmscfd dan minyak sebesar 280 bph.
"Untuk tambahan produksi minyak sebesar 1.200 bph akan didapat dari Pilot EOR (enhanced oil recovery) di Lapangan Kaji Semoga yang dikelola Medco EP, Lapangan Minas yang dikelola Chevron Indonesia melalui injeksi chemical, Lapangan Tanjung yang dikelola Pertamina EP dan Lapangan Widuri yang dikelola CNOOC," tambah Hadi.
Selain itu, pada tahun 2013 akan dilakukan pemboran sumur pengembangan sebanyak 701 sumur dan workover sebanyak 417 sumur, sedangkan survei seismik 2D seluas 4,8 ribu kilometer persegi (km2) dan survei seismik 3D seluas 8,7 km2 serta melakukan reaktivasi 130 sumur suspended, yang diharapkan dapat menambah produksi hingga 1.400 bph, terutama dari wilayah kerja Pertamina.
Proyek Banyu Urip (full scale), Cepu di tahun 2013 akan terus dilanjutkan, target produksi awal bulan Juni 2014 dengan volume 90 ribu bph dan full scale di bulan Desember 2014 dengan volume 165 ribu bph. Sedangkan, proyek Masela INPEX pada tahun 2013 masih dilakukan pelaksanaan feed.
(rna)
Lihat Juga :