Maryono, Dirut baru BTN
Jum'at, 28 Desember 2012 - 11:44 WIB
Maryono, Dirut baru BTN
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 2012 dalam rangka perubahan jajaran direksi BTN.
RUPSLB yang berlangsung di Kantor Pusat BTN ini dihadiri oleh seluruh Dewan Komisaris dan Direksi serta perwakilan pemegang saham BTN. Dalam RUPSLB ini, ditetapkan Direksi BTN periode 2012-2017, sebagai berikut Maryono menjabat sebagai Direktur Utama BTN menggantikan Iqbal Latanro.
Maryono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mutiara Tbk. Sementara jajaran direktur BTN untuk periode yang sama, yakni Evi Firmansyah, Irman A Zahiruddin, Saut Pardede (Direktur), Mas Guntur Dwi S,
Poernomo dan Mansyur S Nasution.
Mantan Direktur Utama Iqbal Latanro mengakui dirinya mewariskan banyak sekali masalah kepada Direktur Utama BTN yang baru saja diangkat, Maryono.
"Saya meninggalkan banyak masalah, sangat banyak, nanti akan kami laporkan. Bekerja di satu bank itu banyak resiko," kata Iqbal dalam Konferensi Pers usai RUPSLB BTN di Menara BTN, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Dia juga mengatakan, banyak keputusan penting yang urung diambilnya menjelang berakhirnya masa jabatan Direksi BTN periode 2007-2012. "Ada beberapa keputusan yang kami tunda sampai diputuskan Pak Maryono dan tim baru," ujarnya.
Namun, pihaknya yakin Maryono dan Direksi baru mampu menyelesaikan masalah yang diwariskannya. "Saya yakin Pak Maryono dan tim bisa menyelesaikannya. Kami akan ngobrol santai pada Rabu siang," tutur Iqbal.
Selain itu, Iqbal juga menyampaikan harapan akan adanya perubahan di tubuh BTN sepeninggal dirinya. "Saya yang 28 tahun di BTN tentu berharap ada perubahan," pungkas dia.
RUPSLB yang berlangsung di Kantor Pusat BTN ini dihadiri oleh seluruh Dewan Komisaris dan Direksi serta perwakilan pemegang saham BTN. Dalam RUPSLB ini, ditetapkan Direksi BTN periode 2012-2017, sebagai berikut Maryono menjabat sebagai Direktur Utama BTN menggantikan Iqbal Latanro.
Maryono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mutiara Tbk. Sementara jajaran direktur BTN untuk periode yang sama, yakni Evi Firmansyah, Irman A Zahiruddin, Saut Pardede (Direktur), Mas Guntur Dwi S,
Poernomo dan Mansyur S Nasution.
Mantan Direktur Utama Iqbal Latanro mengakui dirinya mewariskan banyak sekali masalah kepada Direktur Utama BTN yang baru saja diangkat, Maryono.
"Saya meninggalkan banyak masalah, sangat banyak, nanti akan kami laporkan. Bekerja di satu bank itu banyak resiko," kata Iqbal dalam Konferensi Pers usai RUPSLB BTN di Menara BTN, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Dia juga mengatakan, banyak keputusan penting yang urung diambilnya menjelang berakhirnya masa jabatan Direksi BTN periode 2007-2012. "Ada beberapa keputusan yang kami tunda sampai diputuskan Pak Maryono dan tim baru," ujarnya.
Namun, pihaknya yakin Maryono dan Direksi baru mampu menyelesaikan masalah yang diwariskannya. "Saya yakin Pak Maryono dan tim bisa menyelesaikannya. Kami akan ngobrol santai pada Rabu siang," tutur Iqbal.
Selain itu, Iqbal juga menyampaikan harapan akan adanya perubahan di tubuh BTN sepeninggal dirinya. "Saya yang 28 tahun di BTN tentu berharap ada perubahan," pungkas dia.
(rna)
Lihat Juga :