Maryono masih sisakan PR di Mutiara
Jum'at, 28 Desember 2012 - 12:43 WIB
Maryono masih sisakan PR di Mutiara
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama BTN periode 2012-2017 yang baru saja dilantik, Maryono mengaku meninggalkan pekerjaan rumah (PR) berupa masalah divestasi Bank Mutiara yang prosesnya belum usai akibat kepindahannya ke BTN. Seperti diketahui, Maryono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mutiara.
"Bank Mutiara prosesnya (divestasi) belum selesai," ungkap Maryono usai RUPSLB BTN di Menara BTN, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Namun, Maryono yakin kepindahannya tidak akan mempengaruhi proses divestasi Bank Mutiara karena proses tersebut dilakukan bersama-sama dalam tim dengan arah yang jelas, bukan hasil kerja dirinya saja.
"Kami bekerja di Bank Mutiara dengan teamwork, dari awal sampai saat ini kita membuat satu rencana bisnis yang sangat terarah," kata dia.
Selain itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pemilik saham terbesar juga akan segera menunjuk Dirut baru. "Bank Mutiara itu dimiliki LPS, ditentukan LPS juga (Dirutnya), dan saya pikir LPS akan menetapkan pengganti saya dalam waktu singkat," imbuhnya.
Bila telah terpilih, menurut Maryono, pengganti barunya tidak akan kesulitan menyelesaikan proses divestasi Bank Mutiara karena sudah ada rencana yang detail. "Pengganti yang baru sebnarnya tinggal melanjutkan. Tim dari Direksi di sana juga sangat profesional," simpul dia.
"Bank Mutiara prosesnya (divestasi) belum selesai," ungkap Maryono usai RUPSLB BTN di Menara BTN, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Namun, Maryono yakin kepindahannya tidak akan mempengaruhi proses divestasi Bank Mutiara karena proses tersebut dilakukan bersama-sama dalam tim dengan arah yang jelas, bukan hasil kerja dirinya saja.
"Kami bekerja di Bank Mutiara dengan teamwork, dari awal sampai saat ini kita membuat satu rencana bisnis yang sangat terarah," kata dia.
Selain itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai pemilik saham terbesar juga akan segera menunjuk Dirut baru. "Bank Mutiara itu dimiliki LPS, ditentukan LPS juga (Dirutnya), dan saya pikir LPS akan menetapkan pengganti saya dalam waktu singkat," imbuhnya.
Bila telah terpilih, menurut Maryono, pengganti barunya tidak akan kesulitan menyelesaikan proses divestasi Bank Mutiara karena sudah ada rencana yang detail. "Pengganti yang baru sebnarnya tinggal melanjutkan. Tim dari Direksi di sana juga sangat profesional," simpul dia.
(gpr)
Lihat Juga :