Penyerapan anggaran Kementerian PU capai 92%
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:26 WIB
Penyerapan anggaran Kementerian PU capai 92%
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan penyerapan akhir tahun kementeriannya telah mencapai 92,12 persen dari pagu tahun 2012 sebesar Rp62,563 mliliar, namun diluar pada APBN-P PU yang mendapat tambahan Rp12,858 miliar menjadi Rp75,421 miliar.
"Alokasi tersebut termasuk Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp8,695 miliar," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dalam jumpa pers akhir tahun Kementerian PU di Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Saat ini status yang sudah dilaporkan (faktual) dari seluruh Satuan Kerja (Satker) adalah progres fisik mencapai 89,89 persen. Progres keuangan 89,32 persen berdasarkan pagu DIPA Rp75,421 miliar. Sedangkan penyerapan PLN saat ini sudah mencapai Rp5,809 miliar atau 66,81 persen dari PAGU DIPA Rp8,695 miliar.
Menurut Djoko, ada beberapa prediksi dana yang tidak terserap adalah sebagai berikut, yaitu PAGU yang terblokir sebesar Rp921 miliar, terdiri dari Rp616 miliar (rupiah murni Rp251 miliar ditambah PLN Rp365 miliar) dan Sisa Anggaran Lebih (SAL) Rp305 miliar.
Selain itu terdapat sisa lelang Rp1,100 miliar putus kontrak/gagal lelang Rp1,700 miliar, sisa PAGU paket tidak terserap Rp1,581 miliar. Sedangkan alokasi pembebasan lahan yang tidak terserap adalah Rp721 miliar yang terdiri dari Sumber Daya Air Rp175 miliar dan Bina Marga Rp546 miliar.
"Rincian tersebut maka prediksi penyerapan akhir Kementerian PU optimis mencapai Rp69,476 miliar (92,12 persen)," ungkap Djoko Kirmanto.
"Alokasi tersebut termasuk Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp8,695 miliar," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dalam jumpa pers akhir tahun Kementerian PU di Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Saat ini status yang sudah dilaporkan (faktual) dari seluruh Satuan Kerja (Satker) adalah progres fisik mencapai 89,89 persen. Progres keuangan 89,32 persen berdasarkan pagu DIPA Rp75,421 miliar. Sedangkan penyerapan PLN saat ini sudah mencapai Rp5,809 miliar atau 66,81 persen dari PAGU DIPA Rp8,695 miliar.
Menurut Djoko, ada beberapa prediksi dana yang tidak terserap adalah sebagai berikut, yaitu PAGU yang terblokir sebesar Rp921 miliar, terdiri dari Rp616 miliar (rupiah murni Rp251 miliar ditambah PLN Rp365 miliar) dan Sisa Anggaran Lebih (SAL) Rp305 miliar.
Selain itu terdapat sisa lelang Rp1,100 miliar putus kontrak/gagal lelang Rp1,700 miliar, sisa PAGU paket tidak terserap Rp1,581 miliar. Sedangkan alokasi pembebasan lahan yang tidak terserap adalah Rp721 miliar yang terdiri dari Sumber Daya Air Rp175 miliar dan Bina Marga Rp546 miliar.
"Rincian tersebut maka prediksi penyerapan akhir Kementerian PU optimis mencapai Rp69,476 miliar (92,12 persen)," ungkap Djoko Kirmanto.
(gpr)
Lihat Juga :