Kementerian BUMN gagal capai target laba 2012
Jum'at, 28 Desember 2012 - 17:04 WIB
Kementerian BUMN gagal capai target laba 2012
A
A
A
Sindonews.com - Dalam Rencana Kerja Anggaran Pemerintah (RKAP) 2012, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasang target laba Rp137 triliun. Namun, akhirnya target itu gagal tercapai di akhir tahun ini.
"Total laba bersih teratributasi BUMN tahun ini Rp128 triliun," ucap Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat di Kantornya, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Selain itu, dia juga mengakui bahwa laba PT Perusahaan Milik Negara (PLN) hanya 23 persen dari yang ditargetkan. Bahkan, laba bersih PLN turun 59,64 persen dari tahun 2011.
Meski demikian, pihaknya mengklaim sumbangan deviden PLN masih besar. "PLN cukup besar devidennya terhadap negara. Dia memang anjloknya cukup besar sekali," tukas dia.
Menurut Wahyu, anjloknya laba PLN ini disebabkan oleh kesalahan perhitungan kurs dalam sistem akuntansi PLN. Padahal, banyak di antara pembelanjaan PLN menggunakan mata uang US dolar.
"PLN ini ada dua masalah yang agak besar. Pertama, penerapan sistem akuntansi. Sedangkan satu lagi tentang kurs laba karena sebagian pembelanjaannya dengan US dolar," jelasnya.
"Total laba bersih teratributasi BUMN tahun ini Rp128 triliun," ucap Sekretaris Kementerian BUMN Wahyu Hidayat di Kantornya, Jakarta, Jumat (28/12/2012).
Selain itu, dia juga mengakui bahwa laba PT Perusahaan Milik Negara (PLN) hanya 23 persen dari yang ditargetkan. Bahkan, laba bersih PLN turun 59,64 persen dari tahun 2011.
Meski demikian, pihaknya mengklaim sumbangan deviden PLN masih besar. "PLN cukup besar devidennya terhadap negara. Dia memang anjloknya cukup besar sekali," tukas dia.
Menurut Wahyu, anjloknya laba PLN ini disebabkan oleh kesalahan perhitungan kurs dalam sistem akuntansi PLN. Padahal, banyak di antara pembelanjaan PLN menggunakan mata uang US dolar.
"PLN ini ada dua masalah yang agak besar. Pertama, penerapan sistem akuntansi. Sedangkan satu lagi tentang kurs laba karena sebagian pembelanjaannya dengan US dolar," jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :