500 gardu PLN di Jawa-Bali terancam banjir
Minggu, 30 Desember 2012 - 11:26 WIB
500 gardu PLN di Jawa-Bali terancam banjir
A
A
A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mengaku bahwa sebanyak 500 gardunya di wilayah Jawa dan Bali kini tengah terancam bencana banjir. Demikian diumumkan PLN dalam keterangan tertulisnya.
"Ada 500 titik gardu induk se Jawa-Bali yang berpotensi banjir," ujar Direktur Operasi Jawa-Bali PLN Ngurah Adnyana dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Sindonews hari ini, Minggu (30/12/2012).
Demi mengantisipasi rusaknya gardu-gardu milik perusahaan listrik pelat merah tersebut, Ngurah mengatakan bahwa PLN telah melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti pembentengan gardu dengan tanggul, penyiapan pompa air, dan sebagainya.
"Kami telah melakukan beberapa upaya pencegahan terjadinya banjir pada 460 titik, dengan cara membentengi gardu induk dengan tanggul, penyiapan perahu, dan penyediaan pompa air, serta lainnya," jelas dia.
Untuk pembangunan benteng tanggul ini, kata Ngurah, PLN telah menghabiskan anggaran sebesar Rp45 miliar. "Setidaknya PLN telah mengeluarkan Rp45 miliar untuk penanggulangan banjir ini," ucapnya.
Sementara itu, General Manager Pusat Pengatur dan Pengendali (P3B) Jawa-Bali PLN Yanuar Hakim mengutarakan, terdapat 13 gardu induk lagi yang rawan banjir, diantaranya ialah gardu induk Penggilingan.
Sebagai catatan, beberapa tahun silam banjir pernah melanda gardu induk milik PLN dan menyebabkan korsleting pada beberapa alat di dalamnya.
"Ada 500 titik gardu induk se Jawa-Bali yang berpotensi banjir," ujar Direktur Operasi Jawa-Bali PLN Ngurah Adnyana dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Sindonews hari ini, Minggu (30/12/2012).
Demi mengantisipasi rusaknya gardu-gardu milik perusahaan listrik pelat merah tersebut, Ngurah mengatakan bahwa PLN telah melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti pembentengan gardu dengan tanggul, penyiapan pompa air, dan sebagainya.
"Kami telah melakukan beberapa upaya pencegahan terjadinya banjir pada 460 titik, dengan cara membentengi gardu induk dengan tanggul, penyiapan perahu, dan penyediaan pompa air, serta lainnya," jelas dia.
Untuk pembangunan benteng tanggul ini, kata Ngurah, PLN telah menghabiskan anggaran sebesar Rp45 miliar. "Setidaknya PLN telah mengeluarkan Rp45 miliar untuk penanggulangan banjir ini," ucapnya.
Sementara itu, General Manager Pusat Pengatur dan Pengendali (P3B) Jawa-Bali PLN Yanuar Hakim mengutarakan, terdapat 13 gardu induk lagi yang rawan banjir, diantaranya ialah gardu induk Penggilingan.
Sebagai catatan, beberapa tahun silam banjir pernah melanda gardu induk milik PLN dan menyebabkan korsleting pada beberapa alat di dalamnya.
(rna)
Lihat Juga :