Jokowi diminta ajukan kuota impor daging khusus Jakarta
Minggu, 30 Desember 2012 - 17:17 WIB
Jokowi diminta ajukan kuota impor daging khusus Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Komite Daging Sapi (KDS) Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, atau lebih populer dengan panggilan Jokowi, agar meminta kuota khusus impor daging sapi bagi DKI Jakarta agar tidak terjadi lonjakan harga daging sapi lagi di Ibu Kota.
"Kita minta Pak Jokowi untuk intervensi, minta kuota khusus DKI Jakarta," ujar Ketua Umum KDS Jakarta Sarman Simanjorang saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Jokowi, menurut dia, boleh saja melakukan hal itu bila berkaca pada tindakan Gubernur Jawa Tengah Bibid Waluyo dan Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf yang melarang keluarnya daging sapi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur agar tidak terjadi kelangkaan daging di wilayah mereka masing-masing. "Gubernur Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah melakukan intervensi," katanya.
Permohonan kepada Jokowi ini disampaikan KDS Jakarta karena Menteri Pertanian (Mentan) Suswono enggan memberikan tambahan kuota impor daging sapi, meski diperkirakan kuota perhitungan Mentan tidak akan mencukupi hingga akhir 2013. "Kita tidak mau lagi data-data di atas kertas," tegas Sarman.
Sebelumnya, pengusaha yang juga Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta ini memperkirakan bahwa khusus DKI Jakarta saja dibutuhkan impor daging sapi sebesar 50 ribu ton. "Khusus DKI Jakarta saja butuh 50 ribu ton," sebut Sarman.
Sementara itu, Kementerian Pertanian tidak mau menambah kuota impor daging sapi untuk tahun 2013 sebesar 80 ribu ton. "Impor daging (tahun depan) kita harapkan tinggal 80 ribu ton," tegas Mentan Suswono baru-baru ini.
"Kita minta Pak Jokowi untuk intervensi, minta kuota khusus DKI Jakarta," ujar Ketua Umum KDS Jakarta Sarman Simanjorang saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Jokowi, menurut dia, boleh saja melakukan hal itu bila berkaca pada tindakan Gubernur Jawa Tengah Bibid Waluyo dan Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf yang melarang keluarnya daging sapi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur agar tidak terjadi kelangkaan daging di wilayah mereka masing-masing. "Gubernur Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah melakukan intervensi," katanya.
Permohonan kepada Jokowi ini disampaikan KDS Jakarta karena Menteri Pertanian (Mentan) Suswono enggan memberikan tambahan kuota impor daging sapi, meski diperkirakan kuota perhitungan Mentan tidak akan mencukupi hingga akhir 2013. "Kita tidak mau lagi data-data di atas kertas," tegas Sarman.
Sebelumnya, pengusaha yang juga Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta ini memperkirakan bahwa khusus DKI Jakarta saja dibutuhkan impor daging sapi sebesar 50 ribu ton. "Khusus DKI Jakarta saja butuh 50 ribu ton," sebut Sarman.
Sementara itu, Kementerian Pertanian tidak mau menambah kuota impor daging sapi untuk tahun 2013 sebesar 80 ribu ton. "Impor daging (tahun depan) kita harapkan tinggal 80 ribu ton," tegas Mentan Suswono baru-baru ini.
(rna)