BUMN kebun dinilai paling seksi untuk IPO
Minggu, 30 Desember 2012 - 19:00 WIB
BUMN kebun dinilai paling seksi untuk IPO
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartato mengungkapkan, sebenarnya badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan merupakan perusahaan pelat merah yang paling seksi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun, hingga kini belum ada rencana Kementerian BUMN untuk mengajukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) sejumlah BUMN perkebunan seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I-XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
"Sektor yang diharapkan oleh pelaku pasar adalah sektor perkebunan yang proses restrukturisasi dan holdingisasinya belum tuntas," tutur Airlangga kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Adapun selain PT Semen Baturaja yang akan melantai di Bursa pada tahun ini, pihaknya ragu PT Pos Indonesia, PT Pegadaian dan tiga anak perusahaan BUMN, masing-masing milik PT Pertamina, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan PT PLN bisa IPO tahun depan.
"Pos, Pegadaian, anak perusahaan Garuda, Pertamina dan PLN belum ada yang dibahas sehingga masih wacana," ujar dia.
Seperti diketahui, Kementerian BUMN merencanakan tiga BUMN dan tiga anak perusahaan pelat merah akan melakukan IPO pada tahun 2013 mendatang. Dari tiga BUMN dan tiga anak perusahaan BUMN itu, dua perusahaan merupakan kelanjutan program privatisasi yang tertunda pada 2012, yakni PT Semen Baturaja dan PT Pegadaian.
Selain Semen Baturaja dan Pegadaian, keempat perusahaan lainnya adalah PT Pos Indonesia dan tiga anak perusahaan pelat merah, masing-masing milik PT Pertamina, PT Garuda Indonesia, dan PT PLN.
Namun, hingga kini belum ada rencana Kementerian BUMN untuk mengajukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) sejumlah BUMN perkebunan seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I-XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
"Sektor yang diharapkan oleh pelaku pasar adalah sektor perkebunan yang proses restrukturisasi dan holdingisasinya belum tuntas," tutur Airlangga kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/12/2012).
Adapun selain PT Semen Baturaja yang akan melantai di Bursa pada tahun ini, pihaknya ragu PT Pos Indonesia, PT Pegadaian dan tiga anak perusahaan BUMN, masing-masing milik PT Pertamina, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan PT PLN bisa IPO tahun depan.
"Pos, Pegadaian, anak perusahaan Garuda, Pertamina dan PLN belum ada yang dibahas sehingga masih wacana," ujar dia.
Seperti diketahui, Kementerian BUMN merencanakan tiga BUMN dan tiga anak perusahaan pelat merah akan melakukan IPO pada tahun 2013 mendatang. Dari tiga BUMN dan tiga anak perusahaan BUMN itu, dua perusahaan merupakan kelanjutan program privatisasi yang tertunda pada 2012, yakni PT Semen Baturaja dan PT Pegadaian.
Selain Semen Baturaja dan Pegadaian, keempat perusahaan lainnya adalah PT Pos Indonesia dan tiga anak perusahaan pelat merah, masing-masing milik PT Pertamina, PT Garuda Indonesia, dan PT PLN.
(rna)
Lihat Juga :