Kembangkan KA di Sulawesi, Kemenhub gandeng 6 pemprov

Senin, 31 Desember 2012 - 13:18 WIB
Kembangkan KA di Sulawesi,...
Kembangkan KA di Sulawesi, Kemenhub gandeng 6 pemprov
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama enam pemerintah provinsi (pemprov) di wilayah Sulawesi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) penyelenggaraan perkeretaapian di Sulawesi.

"Diharapkan dengan adanya moda transportasi kereta api (KA) dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas angkutan penumpang maupun barang, menciptakan integrasi antarmoda dan pada akhirnya dapat pula mendorong perekonomian masyarakat Sulawesi," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dalam rilisnya di Jakarta, Senin (31/12/2012).

Menurut dia, moda transportasi kereta api mutlak diperlukan bagi pulau Sulawesi, karena memiliki beberapa kelebihan di antaranya kereta api dapat mengurangi beban jalan, lebih hemat energi, memiliki tingkat kecelakaan yang rendah, dan ramah lingkungan.

"Menyadari keunggulan tersebut pemerintah telah memrogramkan pengembangan perkeretaapian ke depan guna meningkatkan peran moda kereta api dalam angkutan penumpang maupun angkutan barang tidak hanya di wilayah Jawa dan Sumatera, melainkan juga di seluruh Indonesia termasuk Pulau Sulawesi," tambahnya.

Sebagai informasi, dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, pendanaan infrastruktur perkeretaapian di seluruh Indonesia sampai dengan tahun 2030 jumlahnya diperkirakan mencapai Rp605 trilliun. Untuk itu, lanjut dia, pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian di Sulawesi ini tidak bisa terwujud jika tidak ada peran dari berbagai pihak baik itu pemerintah daerah maupun swasta.

Hal ini telah tertuang dalam amanat Undang-undang (UU) No 23/2007 tentang Perkeretaapian yang mengamanahkan agar penyelenggaraan perkeretaapian dilaksanakan secara multioperator dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pemerintah daerah, masyarakat maupun pihak swasta untuk turut berpartisipasi aktif dalam mempercepat pembangunan perkeretaapian nasional.

"Tahun 2009, pemerintah telah melakukan upaya-upaya melalui penyusunan Master Plan dalam rangka mendukung terwujudnya perkeretaapian di Pulau Sulawesi," imbuhnya.

Dalam Master Plan tersebut, pengembangan jaringan perkeretaapian diarahkan pada pengembangan jaringan KA Perkotaan dan pengembangan jaringan KA antar kota Lintas Pulau Sulawesi seperti KA Perkotaan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar) dan pengembangan jaringan KA antar kota Lintas Pulau Sulawesi antara lain Makassar–Pare-Pare; Makassar–Takalar–Bulukumba; Manado–Bitung; dan Manado–Gorontalo.

Kemudian, hal yang perlu ditindaklanjuti setelah penandatanganan Kesepakatan Bersama ini adalah dengan membentuk Task Force (Gugus Tugas) dalam rangka persiapan penyelenggaraan perkeretaapian di Pulau Sulawesi, termasuk menyiapkan kelembagaan dan SDM yang akan mengoperasikan perkeretaapian tersebut.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
7 menit yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
37 menit yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
41 menit yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
54 menit yang lalu
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved