Panin Sekuritas genjot transaksi efek tumbuh 20%
Senin, 31 Desember 2012 - 18:30 WIB
Panin Sekuritas genjot transaksi efek tumbuh 20%
A
A
A
Sindonews.com - PT Panin Sekuritas berencana meningkatkan pendapatan dari transaksi perdagangan efek sebesar 20 persen pada tahun depan. Target itu akan membuat pendapatan di sektor tersebut menjadi Rp130 miliar per hari dari saat ini sebanyak Rp107 miliar per harinya.
Presiden Direktur PT Panin Sekuritas Hendrata Sadeli mengatakan, pendapatan dari perdagangan efek secara umum saat ini cukup menurun. Karena itu, perseroan akan menambah cabang baru dan akan memaksimalkan pengembangan aplikasi transaksi online supaya meningkatkan jumlah nasabah ritel dan institusi.
"Kami akan kembangkan tim khusus untuk tangani nasabah institusi," ujar Hendrata saat dihubungidi Jakarta, Senin (31/12/2012).
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tahun ini terjadi penurunan volume transaksi harian sebanyak 4,25 miliar lembar saham atau turun 12,75 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan rata rata nilai transaksi harian menjadi Rp4,53 triliun atau turun 8,48 persen dari 2011.
Sementara kapitalisasi modal mencapai Rp4,84 triliun dengan frekuensi transaksi harian mencapai 121,809 kali. Angka ini naik 7,36 persen dibanding tahun lalu.
Tren penurunan pendapatan dari transaksi perdagangan efek juga terlihat pada PT Mandiri Sekuritas yang pada kuartal III/2012 mengalami penurunan pendapatan sebesar Rp49,86 miliar. Sedangkan pada periode sama PT CIMB Securities mengalami penurunan Rp21,61 miliar dari pendapatan di sektor yang sama.
Presiden Direktur PT Panin Sekuritas Hendrata Sadeli mengatakan, pendapatan dari perdagangan efek secara umum saat ini cukup menurun. Karena itu, perseroan akan menambah cabang baru dan akan memaksimalkan pengembangan aplikasi transaksi online supaya meningkatkan jumlah nasabah ritel dan institusi.
"Kami akan kembangkan tim khusus untuk tangani nasabah institusi," ujar Hendrata saat dihubungidi Jakarta, Senin (31/12/2012).
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tahun ini terjadi penurunan volume transaksi harian sebanyak 4,25 miliar lembar saham atau turun 12,75 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan rata rata nilai transaksi harian menjadi Rp4,53 triliun atau turun 8,48 persen dari 2011.
Sementara kapitalisasi modal mencapai Rp4,84 triliun dengan frekuensi transaksi harian mencapai 121,809 kali. Angka ini naik 7,36 persen dibanding tahun lalu.
Tren penurunan pendapatan dari transaksi perdagangan efek juga terlihat pada PT Mandiri Sekuritas yang pada kuartal III/2012 mengalami penurunan pendapatan sebesar Rp49,86 miliar. Sedangkan pada periode sama PT CIMB Securities mengalami penurunan Rp21,61 miliar dari pendapatan di sektor yang sama.
(rna)
Lihat Juga :