Ketegangan di Timteng dikhawatirkan ganggu ekonomi RI
Kamis, 03 Januari 2013 - 16:14 WIB
Ketegangan di Timteng dikhawatirkan ganggu ekonomi RI
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku khawatir instabilitas di kawasan Timur Tengah (Timteng) bakal mempengaruhi harga minyak dunia, sehingga turut mengganggu pendapatan Indonesia.
"Pendapatan kita akan terganggu tidak stabilnya (keamanan) di Timur Tengah," kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (3/1/2013).
Menurut Rudi, saat ini Iran tengah menyiapkan peperangan di laut. Jika sampai pecah perang, maka harga minyak dunia akan goncang. Tak hanya itu, harga-harga komoditas lainnya pun juga akan ikut terganggu.
"Itu tidak hanya minyak tapi hampir semuanya," ungkap dia.
Karena itu, pihaknya berharap agar perang di kawasan Timur Tengah tidak sampai terjadi. Dirinya tak ingin perekonomian dunia yang baru saja mulai bangkit pascakrisis di Eropa dan Amerika Serikat (AS) kembali terganggu.
"Kita berharap tidak ada, kecuali ada hal khusus. Berdoa saja Iran tidak melakukan penyerangan," tutur Rudi.
"Pendapatan kita akan terganggu tidak stabilnya (keamanan) di Timur Tengah," kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (3/1/2013).
Menurut Rudi, saat ini Iran tengah menyiapkan peperangan di laut. Jika sampai pecah perang, maka harga minyak dunia akan goncang. Tak hanya itu, harga-harga komoditas lainnya pun juga akan ikut terganggu.
"Itu tidak hanya minyak tapi hampir semuanya," ungkap dia.
Karena itu, pihaknya berharap agar perang di kawasan Timur Tengah tidak sampai terjadi. Dirinya tak ingin perekonomian dunia yang baru saja mulai bangkit pascakrisis di Eropa dan Amerika Serikat (AS) kembali terganggu.
"Kita berharap tidak ada, kecuali ada hal khusus. Berdoa saja Iran tidak melakukan penyerangan," tutur Rudi.
(rna)
Lihat Juga :