BI: Kenaikan BBM solusi tepat

Senin, 14 Januari 2013 - 18:52 WIB
BI: Kenaikan BBM solusi...
BI: Kenaikan BBM solusi tepat
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) meminta pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dengan menaikkan harga BBM tahun ini.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Hendar mengatakan, pemerintah harus segera mengurangi subsidi BBM dan mengalihkannya pada sektor lain, seperti infrastruktur. Pengalihan subsidi BBM, bisa dilakukan dengan menaikkan harga BBM pada 2013.

“Salah satu cara yang bisa dilakukan, yaitu menaikkan harga BBM bersubsidi. Saya kira saat ini momentumnya sudah tepat,” ujar Hendar di Bandung, Senin (14/1/2013).

Upaya pengurangan anggaran APBN untuk subsidi BBM perlu segera mungkin dilakukan mengurangi risiko melambatnya neraca pembayaran dan fiskal. Idealnya, angka fiskal tertahan pada posisi 3%. Apabila postur fiskal tetap turun, akan berdampak terhadap melemahnya nilai rupiah.

Ketika disinggung besaran pengurangan APBN untuk subsidi BBM, Hendar mengaku berapapun nilainya akan berdampak positif bagi ekonomi nasional. “Soal berasan bisa dihitung lagi. Tapi, sekecil apapun pengurangan subsidi APBN untuk BBM akan berdampak positif,” jelasnya.

Diakui Hendar, upaya kenaikan harga BBM bersubsidi adalah satu satunya cara yang bisa ditempuh pemerintah. Pembatasan BBM dengan mengalihkan dari penggunaan premium bersubsidi ke pertamax dinilai kurang tepat. Pembatasan ini, perlu ketersediaan insfrastruktur memadai. Sementara saat ini, belum semua satuan pengisian bahan bakar umum (SPBU) memiliki pompa pertamax.

“Kalau pembatasan BBM bersubsidi, insfratsruktur kita belum siap. Tidak semua SPBU di daerah memiliki pompa pertamax,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved