Pekan ini, IHSG masih berpotensi cetak rekor
Rabu, 16 Januari 2013 - 17:22 WIB
Pekan ini, IHSG masih berpotensi cetak rekor
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali menunjukkan kekuatannya, ditandai dengan rekor baru pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG naik 10,14 poin atau 0,23 persen menuju 4.410,96. IHSG sepanjang pekan ini memiliki potensi kembali menguat.
Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe menerangkan, penguatan IHSG pada perdagangan hari ini didorong meningkatnya data penjualan retail Amerika Serikat, yang memberi sentimen positif bagi Bursa saham, termasuk di Tanah Air.
"Dari global, IHSG terutama didukung adanya penjualan retail Amerika yang membaik," ujar Kiswoyo saat dihubungi Sindonews, Rabu (16/1/2013).
Sementara untuk perdagangan esok hari, dia memandang tidak ada hal berarti yang memungkinkan IHSG terkoreksi terlalu dalam. Menurut dia, yang harus diwaspadai adalah hasil rilis kenaikan pagu utang AS.
"Tapi itu bisa diatasi. Dari dalam negeri, kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) dan lainnya sepertinya sudah diperhitungkan. Jadi, kalau ada koreksi tidak akan terlalu dalam," tegas Kiswoyo.
Pada perdagangan akhir pekan nanti, Kiswoyo memproyeksi bahwa IHSG akan bertahan pada level tertingginya dengan level resisten 4.425. "Paling dalam, IHSG hanya akan terkoreksi di level 4.350 dan level resistennya 4.425," imbuhnya.
Analis Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe menerangkan, penguatan IHSG pada perdagangan hari ini didorong meningkatnya data penjualan retail Amerika Serikat, yang memberi sentimen positif bagi Bursa saham, termasuk di Tanah Air.
"Dari global, IHSG terutama didukung adanya penjualan retail Amerika yang membaik," ujar Kiswoyo saat dihubungi Sindonews, Rabu (16/1/2013).
Sementara untuk perdagangan esok hari, dia memandang tidak ada hal berarti yang memungkinkan IHSG terkoreksi terlalu dalam. Menurut dia, yang harus diwaspadai adalah hasil rilis kenaikan pagu utang AS.
"Tapi itu bisa diatasi. Dari dalam negeri, kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) dan lainnya sepertinya sudah diperhitungkan. Jadi, kalau ada koreksi tidak akan terlalu dalam," tegas Kiswoyo.
Pada perdagangan akhir pekan nanti, Kiswoyo memproyeksi bahwa IHSG akan bertahan pada level tertingginya dengan level resisten 4.425. "Paling dalam, IHSG hanya akan terkoreksi di level 4.350 dan level resistennya 4.425," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :