Rupiah diprediksi melemah ke level Rp9.700

Kamis, 17 Januari 2013 - 09:30 WIB
Rupiah diprediksi melemah...
Rupiah diprediksi melemah ke level Rp9.700
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pekan ini diprediksi masih akan melemah. Rupiah diprediksi akan melemah hingga ke level Rp9.700-9.750 per USD.

Analis valas Rahadyo Anggoro Widagdo mengatakan, pelemahan rupiah pada hari kemarin ke level Rp9.640/9.660 per USD disebabkan oleh ekspektasi Inflasi yang semakin tinggi. "Adapun pada hari ini, yang mempengaruhi pergerakan rupiah adalah rencana pemerintah untuk melelang surat berharga," kata dia, Kamis (17/1/2013).

Pada hari ini, pemerintah akan melelang surat berharga dengan tenor 3 bulan, 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan 20 tahun dengan target indikatif sebesar Rp7 triliun. Ini adalah lelang obligasi pertama di tahun 2013. Lelang surat berharga ini diwarnai momen melemahnya rupiah dan meningkatnya yield obligasi pemerintah. Rencananya pemerintah akan menggunakan hasil lelang ini untuk membiayai defisit fiskal di tahun ini sebesar Rp180,4 triliun.

Dia melanjutkan, pelemahan rupiah juga menyebabkan koreksi terhadap yield obligasi, sehingga menyebabkan yield obligasi jatuh ke level terendah pada level 5,01 persen sebelum kembali naik dan ditutup pada level 5,22 persen. Pelemahan rupiah ini juga dipengaruhi menurunnya kepemilikan asing terhadap surat berharga pemerintah. Kepemilikan investor asing turun sebesar Rp1,1 triliun menjadi Rp268,8 triliun.

Selain itu, para pelaku pasar memiliki ekspektasi inflasi yang akan semakin tinggi pada tahun 2013 dengan pengaruh dari kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan musim hujan juga mempengaruhi terhadap suplai bahan pokok makanan, sehingga secara otomatis meningkatkan harga bahan pokok tersebut.

Kendati demikian, BI mempertahankan analisa mereka terhadap perekonomian bahwa dampak listrik naik tarif akan ringan, sehingga BI rate tidak berubah hingga kuartal I/2013. Sementara kinerja perdagangan Indonesia pada bulan November mencatat defisit yang lebih rendah, walaupun masih adanya kekhawatiran terhadap kinerja neraca perdagangan kuartal IV/2012. BI memperkirakan pada kuartal IV/2012, keseimbangan neraca perdagangan Indonesia tetap positif. Kondisi ini didukung oleh masih banyaknya FDI yang masuk ke Indonesia.

"Untuk minggu ini, USD/IDR akan tetep melemah hingga ke level 9.700-9.750. Intervensi BI cukup membantu menahan laju pelemahan rupiah yang semakin cepat. Jika BI tidak melakukan intervensi diperkirakan USD/IDR akan berada pada level Rp9.900 karena NDF USD/IDR sendiri saat ini sudah ditutup di level Rp9.880–9.900," tutur Rahadyo.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
24 menit yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
1 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
11 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
12 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
12 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
13 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved