Kadin dorong kontribusi agribisnis

Kamis, 17 Januari 2013 - 18:12 WIB
Kadin dorong kontribusi...
Kadin dorong kontribusi agribisnis
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, saat ini penting menekan inefisiensi dan meningkatkan daya saing serta memacu berkembangnya industri hilir di bidang Agribisnis, Pangan dan Peternakan.

Hal tersebut agar mampu mendorong kontribusi sektor agribisnis dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,5-6,7 persen pada 2013.

Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Makanan dan Peternakan, Juan Permata Adoe, industri makanan dan minuman memiliki potensi yang besar tetap tumbuh. Apalagi, masih banyak bahan baku dari pertanian yang belum diolah.

Meski demikian, kata Juan, pemerintah perlu memetakan industri-industri prioritas serta memperhatikan percepatan ketersediaan lahan untuk pertanian, perkebunan, dan peternakan.

"Saat ini Kadin tengah mendorong adanya dukungan inovasi teknologi tepat guna, dukungan distribusi dan pemasaran, hingga fasilitas pembiayaan dan perbaikan regulasi untuk sektor pertanian," katanya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Kamis (17/1/2013).

Pengamat ekonomi, Aviliani mengatakan, yang diperlukan saat ini adalah pola-pola insentif. Misalnya, subsidi dan asuransi. “Ini harus diperhatikan kalau dilepas sepertinya tidak mungkin. Selain itu. yang tak kalah penting adalah menstabilkan harga pangan,” kata Aviliani.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
55 menit yang lalu
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
1 jam yang lalu
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
3 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
4 jam yang lalu
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Turbo...
Harga BBM Pertamax Turbo Naik per 1 Juni 2026, Dexlite dan Dex Turun
5 jam yang lalu
Infografis
Barat Lelah dengan Zelensky,...
Barat Lelah dengan Zelensky, ‘Dorong’ Kiev ke Meja Perundingan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved