AS masih selidiki cacat Boeing 787 Dreamliner

Jum'at, 18 Januari 2013 - 16:43 WIB
AS masih selidiki cacat...
AS masih selidiki cacat Boeing 787 Dreamliner
A A A
Sindonews.com - Para pejabat Amerika Serikat dan perusahaan pesawat terbang Boeing Co (BA) terus menyelidiki cacat pada teknologi baterai yang mengakibatkan pamor pesawat 787 Dreamliner menurun.

Dilansir Aviation Answers, tim ahli dari otoritas penerbangan AS dan Boeing Co tiba di Jepang, Jumat (18/1/2013). Mereka bekerja keras memeriksa pesawat jet Dreamliner milik Nippon Airways, yang baru-baru ini harus melakukan pendaratan darurat karena terjadi masalah pada sistem baterai.

Insiden ini mendorong regulator Amerika Serikat dan seluruh dunia melakukan perbaikan pada 50 pesawat Dreamliner.

Lima wakil dari US National Transportation Safety Board (NTSB), Federal Aviation Administration (FAA) dan Boeing, turun langsung membantu pemerintah Jepang dalam penyelidikan pesawat yang masih diparkir di bandara Takamatsu, Jepang barat itu.

"Dugaan awal masalah pada baterai. Namun, sebagai bagian dari sistem kita berusaha menemukan masalah sebenarnya secara keseluruhan," ujar seorang dari Boeing yang enggan disebutkan namanya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Turbulensi...
Mengenal Turbulensi di Pesawat, Bisakah Bikin Kecelakaan?
Turbulensi Pesawat:...
Turbulensi Pesawat: Mengapa Ancaman Langit Ini Semakin Sering Terjadi?
10 Pesawat Ini Nekat...
10 Pesawat Ini Nekat Terbang dengan Mesin Pemotong Rumput, Bikin Kiamat Hukum Fisika!
Duh! Kalau Pesawat Jatuh,...
Duh! Kalau Pesawat Jatuh, Duduk di Mana Biar Selamat? Ini Kata Peneliti!
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Menggunakan Pesawat Tempur Rafale, Indonesia Menyusul?
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Latih Tecnam P2006T yang Jatuh di BSD
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
9 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved