MPBI klaim gagalkan kecurangan tiga perusahaan

Senin, 21 Januari 2013 - 15:26 WIB
MPBI klaim gagalkan...
MPBI klaim gagalkan kecurangan tiga perusahaan
A A A
Sindonews.com - Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) mengklaim berhasil menggagalkan niat buruk tiga perusahaan yang ingin melakukan kecurangan dalam proses penangguhan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Pertama, PT Pratama, sebuah perusahaan pembuat sepatu Nike di Sukabumi. Presidium MPBI Said Iqbal menuturkan, perusahaan tersebut menggunakan tanda tangan absensi pekerjanya di acara makan siang bersama sebagai bukti persetujuan penangguhan UMP dari para pekerja.

"PT Pratama di Sukabumi yang memproduksi Nike mengundang makan siang pekerjanya terus tanda tangan, absensinya digunakan untuk syarat penangguhan UMP," kata Said Iqbal di Kantor MPBI, Jakarta, Senin (21/1/2013).

Menurutnya, kecurangan PT Pratama ini gagal, karena diumumkan MPBI dalam konferensi pers belum lama ini. "Waktu kita konferensi pers di Mega Proklamasi, PT Pratama enggak jadi menjalankan (kewajiban memenuhi UMP). Berarti curang kan? Begitu ditekan, baru dijalankan karena kita mau protes ke kantor Nike-nya," ujar dia.

Dia juga menyebut sebuah perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Green Tech yang juga berniat melakukan kecurangan dengan modus yang sama.

"Green Tech di KBN Cakung. Metodenya sama, meminta tanda tangan dari buruh seolah-olah mereka menyetujui penangguhan," ujar Said.

Selain itu, Said yang juga sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini mengungkapkan adanya kecurangan serupa yang dilakukan perusahaan bernama Amor di KBN.

MPBI mengaku berhasi menghentikan Kecurangan tersebut. "Satu lagi Amor di KBN Cakung," lanjut dia.

Awalnya, MPBI ingin mempidanakan ketiga perusahaan tersebut. Namun, urung dilakukan karena perusahaan-perusahaan tersebut akhirnya menjalankan kewajiban memenuhi UMP.

"Harusnya kita bisa pidanakan tapi karena dia sudah bertobat untuk menjalankan upah minimum, ya kita tidak bisa pidanakan," ujar Said.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved