Wall Street terkoreksi dipicu data tenaga kerja AS
Jum'at, 01 Februari 2013 - 08:38 WIB
Wall Street terkoreksi dipicu data tenaga kerja AS
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat terkoreksi karena kekhawatiran terhadap laporan tenaga kerja pada Jumat, namun Indeks S&P 500 mencatat kenaikan bulanan terbaik sejak Oktober 2011.
Indeks acuan S&P 500 menguat 5,1 persen pada Januari 2013 karena investor menyambut baik kesepakatan mengenai jurang fiskal yang ditunda dan laporan keuangan emiten pada kuartal IV tahun lalu yang lebih baik daripada ekspketasi.
Indeks S&P 500 mencatatkan kenaikan terbesar bulanan sejak kenaikan lebih dari 6 persen pada Oktober 2011, dan pada Januari 1997 yang menguat 6,1 persen. Indeks Dow Jones pada Januari naik 5,8 persen dan Nasdaq naik 4,1 persen.
Pada Jumat waktu setempat, pemerintah akan merilis angka tenaga kerja Januari. Tingkat pengganguran diperirakan stabil pada angka 7,8 persen. Sementara survei yang dilakukan ADP menyatakan jumlah pekerjaan sektor swasta naik lebih tinggi dari yang diperkirakan bulan lalu. Namun, pemerintah meyakini klaim pengangguran meningkat ketimbang pekan lalu.
"Situasi saat ini tenang sebelum adanya potensi badai. Ketidakpastian jumlah klaim pekerja berasal dari laporan ADP yang layak, meski tidak begitu besar," kata Direktur Perdagangan Charles Schwab, Randy Frederick, seperti dilansir Reuters, Jumat (1/2/2013).
The Dow Jones industrial average (DJI) turun 49,84 poin atau 0,36 persen ke 13.860,58, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) turun 3,85 poin atau 0,26 persen ke 1.498,11, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 0,18 poin atau 0,01 persen pada 3.142,13.
Indeks acuan S&P 500 menguat 5,1 persen pada Januari 2013 karena investor menyambut baik kesepakatan mengenai jurang fiskal yang ditunda dan laporan keuangan emiten pada kuartal IV tahun lalu yang lebih baik daripada ekspketasi.
Indeks S&P 500 mencatatkan kenaikan terbesar bulanan sejak kenaikan lebih dari 6 persen pada Oktober 2011, dan pada Januari 1997 yang menguat 6,1 persen. Indeks Dow Jones pada Januari naik 5,8 persen dan Nasdaq naik 4,1 persen.
Pada Jumat waktu setempat, pemerintah akan merilis angka tenaga kerja Januari. Tingkat pengganguran diperirakan stabil pada angka 7,8 persen. Sementara survei yang dilakukan ADP menyatakan jumlah pekerjaan sektor swasta naik lebih tinggi dari yang diperkirakan bulan lalu. Namun, pemerintah meyakini klaim pengangguran meningkat ketimbang pekan lalu.
"Situasi saat ini tenang sebelum adanya potensi badai. Ketidakpastian jumlah klaim pekerja berasal dari laporan ADP yang layak, meski tidak begitu besar," kata Direktur Perdagangan Charles Schwab, Randy Frederick, seperti dilansir Reuters, Jumat (1/2/2013).
The Dow Jones industrial average (DJI) turun 49,84 poin atau 0,36 persen ke 13.860,58, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) turun 3,85 poin atau 0,26 persen ke 1.498,11, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 0,18 poin atau 0,01 persen pada 3.142,13.
(rna)
Lihat Juga :