India lepas 10 persen saham perusahaan minyak

Sabtu, 02 Februari 2013 - 16:53 WIB
India lepas 10 persen...
India lepas 10 persen saham perusahaan minyak
A A A
Sindonews.com - Pemerintah India dilaporkan akan melepas 10 persen saham perusahaan minyak negara, Oil India, kepada sejumlah investor. Langkah tersebut dilakukan untuk memotong pertumbuhan defisit sebesar USD600 juta dolar.

Dilansir Global Post dari kantor berita India, Sabtu (2/2/2013), dalam kongres yang dipimpin Perdana Menteri, Manmohan Singh, disebutkan penjualan sangat diperlukan untuk meningkatkan modal dari privatisasi dan mengatasi ancaman defisit melebihi 5,3 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun fiskal 2013.

Seorang pejabat pemerintah yang tidak mau disebutkan namanya mengaku telah menerima banyak tawaran dari investor lebih dari dua kali ukuran penawaran saham sebesar USD585 juta. Penawaran tersebut datang dari investor asing, reksadana dan investor ritel. "Sudah tersusun investor dari seluruh sektor," kata pejabat itu.

Penjualan dilakukan didukung pangsa pasar domestik yang sedang booming dan deregulasi parsial pemerintah dari sektor energi yang memungkinkan harga jadi lebih tinggi.

Pemerintah telah menaikkan 69 miliar rupee (USD1,25 miliar) dari privatisasi - masih jauh dari target 3.000 miliar rupee pada tahun keuangan hingga Maret 2013. Mereka juga memiliki serangkaian aksi jual yang direncanakan selama dua bulan terakhir, termasuk membuang saham Otoritas Baja India.

Langkah pemotongan defisit sangat penting bagi pemerintah India sejak lembaga pemeringkat dunia mengurangi outlook India menjadi "negatif", yang membahayakan status investasi-grade negara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Para Investor Pemula?...
Para Investor Pemula? Simak Tips Memilih Saham Berikut Ini
ERAA Bagikan Dividen...
ERAA Bagikan Dividen Tahun Buku 2021 Rp362,48 Miliar
IPO Menjadi Pintu Masuk...
IPO Menjadi Pintu Masuk Lambungkan Kekayaan Miliarder Dunia
Majoris Asset Management...
Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund Luncurkan Wakaf Saham Istiqlal
Sekolah Pasar Modal...
Sekolah Pasar Modal untuk Edukasi Investasi Saham Timnas Indonesia U-20
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved