Indonesia pasar BlackBerry terbesar di luar AS
Senin, 04 Februari 2013 - 12:38 WIB
Indonesia pasar BlackBerry terbesar di luar AS
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga riset (International Data Corporation/IDC ) menyebutkan, Indonesia dan India merupakan pasar smartphone paling potensial di dunia. Tercatat, tahun lalu Indonesia menempati pasar BlackBerry (BB) terbesar di luar Amerika Serikat dan Inggris.
Dilansir Reuters, Senin (4/2/2013), BlackBerry telah mengirim hampir setengah dari pengiriman smartphone di Indonesia pada 2012, dengan perbandingan pangsa pasar global 5,3 persen.
Sementara India, sebagai pasar ponsel terbesar kedua di dunia, menempatkan BlackBerry di urutan ketiga setelah Samsung Electronics Co Ltd dan Nokia.
IDC melihat, pasar anak muda di Indonesia dan India sangat tertarik dengan handset biaya rendah yang memungkinkan mereka berkomunikasi secara gratis melalui BlackBerry Messaging Service (BBM). Hampir semua operator menawarkan layanan untuk perangkat BB. PT XL Axiata Tbk misalnya, mengalami lonjakan 45 persen dari pelanggan BlackBerry pada tahun keuangan terakhir.
IDC merekomendasikan perusahaan harus meluncurkan handset murah untuk merayu pelanggan dalam upaya memulihkan penjualan yang compang-camping di beberapa negara.
Hal itu yang tidak memungkinkan model BB Z10 diperkenalkan di India pekan lalu, dengan kisaran harga USD750.
"Sudah jelas, India dan Indonesia bukan hanya salah satu pasar terbesar tetapi dalam pertumbuhan smartphone di masa depan. Mereka adalah pasar yang paling potensial," ujar Melissa Chau, manajer senior dari kelompok riset teknologi IDC, Singapura.
Dilansir Reuters, Senin (4/2/2013), BlackBerry telah mengirim hampir setengah dari pengiriman smartphone di Indonesia pada 2012, dengan perbandingan pangsa pasar global 5,3 persen.
Sementara India, sebagai pasar ponsel terbesar kedua di dunia, menempatkan BlackBerry di urutan ketiga setelah Samsung Electronics Co Ltd dan Nokia.
IDC melihat, pasar anak muda di Indonesia dan India sangat tertarik dengan handset biaya rendah yang memungkinkan mereka berkomunikasi secara gratis melalui BlackBerry Messaging Service (BBM). Hampir semua operator menawarkan layanan untuk perangkat BB. PT XL Axiata Tbk misalnya, mengalami lonjakan 45 persen dari pelanggan BlackBerry pada tahun keuangan terakhir.
IDC merekomendasikan perusahaan harus meluncurkan handset murah untuk merayu pelanggan dalam upaya memulihkan penjualan yang compang-camping di beberapa negara.
Hal itu yang tidak memungkinkan model BB Z10 diperkenalkan di India pekan lalu, dengan kisaran harga USD750.
"Sudah jelas, India dan Indonesia bukan hanya salah satu pasar terbesar tetapi dalam pertumbuhan smartphone di masa depan. Mereka adalah pasar yang paling potensial," ujar Melissa Chau, manajer senior dari kelompok riset teknologi IDC, Singapura.
(dmd)
Lihat Juga :