JAL minta kompensasi pendapatan dari Boeing

Senin, 04 Februari 2013 - 17:48 WIB
JAL minta kompensasi...
JAL minta kompensasi pendapatan dari Boeing
A A A
Sindonews.com - Japan Airlines (JAL) akan berbicara dengan produsen pesawat, Boeing Co terkait kompensasi landasan pesawat Boeing 787 Dreamliner. Akibat larangan terbang pesawat tersebut, perusahaan kehilangan pendapatan sebesar USD8 juta hingga akhir Maret mendatang.

Diketahui, JAL mengoperasikan tujuh dari 50 pesawat Dreamliner yang memberikan pelayanan ke seluruh dunia. Pihak perusahaan mengatakan, permintaan kuat di Eropa, Amerika Utara dan rute Asia Tenggara ikut membantu mengimbangi dampak dari masalah landasan Boeing 787, hampir 13 persen.

"Yang penting sekarang adalah mendapatkan 787 terbang kembali dengan aman dan secepat mungkin. Namun, ketika situasi tidak ada perubahan, kita menyiapkan untuk memulai pembicaraan," kata Presiden JAL, Yoshiharu Ueki, seperti dilansir Reuters, Senin (4/2/2013).

Sementara rival JAL, All Nippon Airways (ANA), yang memiliki lebih banyak pesawat Boeing 787, pekan lalu, mengatakan akan meminta kompensasi dari Boeing setelah kerusakan terungkap jelas.

Diketahui, JAL menaikkan proyeksi laba usaha menjadi 186 miliar yen (USD2 miliar) sampai akhir Maret, dari perkiraan sebelumnya 165 miliar yen. Mereka berharap meraup kenaikan pendapat dari landasan Dreamliner, sekitar 700 juta yen pada tahun fiskal ini.

Kini, seluruh Boeing 787 dalam penelitian para ahli dari Jepang dan Amerika Serikat. Mereka berusaha menemukan penyebab dua insiden kebakaran baterai lithium-ion, yang dialami JAL di bandara AS dan pesawat domestik ANA di Jepang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Turbulensi...
Mengenal Turbulensi di Pesawat, Bisakah Bikin Kecelakaan?
Turbulensi Pesawat:...
Turbulensi Pesawat: Mengapa Ancaman Langit Ini Semakin Sering Terjadi?
10 Pesawat Ini Nekat...
10 Pesawat Ini Nekat Terbang dengan Mesin Pemotong Rumput, Bikin Kiamat Hukum Fisika!
Duh! Kalau Pesawat Jatuh,...
Duh! Kalau Pesawat Jatuh, Duduk di Mana Biar Selamat? Ini Kata Peneliti!
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Menggunakan Pesawat Tempur Rafale, Indonesia Menyusul?
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Latih Tecnam P2006T yang Jatuh di BSD
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved