Kadin: Pemerintah belum bisa pecahkan masalah pangan
Selasa, 05 Februari 2013 - 11:11 WIB
Kadin: Pemerintah belum bisa pecahkan masalah pangan
A
A
A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, langkah pemerintah menangani pangan belum menemui perbaikan. Masalah klasik dari tahun ke tahun belum bisa dipecahkan.
"Kemendag dan Kementan terlalu percaya diri dalam mengelola manajemen pangan nasional. Persoalan klasik pangan kita seperti masalah produksi, distribusi, dan perdagangannya setiap tahun masih saja berkutat dengan masalah yang sama," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog, Natsir Mansyur dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (5/2/2013).
Kementan dan Kemendag, kata Natsir, sudah banyak memiliki jurus untuk menangani masalah tersebut. Namun kenyataannya jurus-jurus pemerintah tersebut tidak kunjung menyelesaikan persoalan. Pihaknya menghimbau agar pemerintah bisa berkoordinasi lebih baik lagi dengan para pengusaha terkait.
Menurutnya, persoalan klasik pangan nasional yang bermasalah setiap tahun khususnya pangan strategis antara lain gula, daging, beras, jagung, kedelai, bawang, dan pangan lainnya merupakan ritual tahun yang sulit ditangani pemerintah.
Natsir menilai, hal itu dikarenakan selama ini pemerintah tidak mempunyai perencanaan jangka panjang menangani masalah secara ad hoc dan tidak mempunyai penunjang logistik pangan. "Selain itu, perhitungan cadangan pangan konvensional karena tidak mempunyai silo (penyimpanan) pangan tiap daerah, sehingga rawan terhadap kekurangan dan harga pangan yang tinggi," katanya.
"Kemendag dan Kementan terlalu percaya diri dalam mengelola manajemen pangan nasional. Persoalan klasik pangan kita seperti masalah produksi, distribusi, dan perdagangannya setiap tahun masih saja berkutat dengan masalah yang sama," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah dan Bulog, Natsir Mansyur dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (5/2/2013).
Kementan dan Kemendag, kata Natsir, sudah banyak memiliki jurus untuk menangani masalah tersebut. Namun kenyataannya jurus-jurus pemerintah tersebut tidak kunjung menyelesaikan persoalan. Pihaknya menghimbau agar pemerintah bisa berkoordinasi lebih baik lagi dengan para pengusaha terkait.
Menurutnya, persoalan klasik pangan nasional yang bermasalah setiap tahun khususnya pangan strategis antara lain gula, daging, beras, jagung, kedelai, bawang, dan pangan lainnya merupakan ritual tahun yang sulit ditangani pemerintah.
Natsir menilai, hal itu dikarenakan selama ini pemerintah tidak mempunyai perencanaan jangka panjang menangani masalah secara ad hoc dan tidak mempunyai penunjang logistik pangan. "Selain itu, perhitungan cadangan pangan konvensional karena tidak mempunyai silo (penyimpanan) pangan tiap daerah, sehingga rawan terhadap kekurangan dan harga pangan yang tinggi," katanya.
(izz)
Lihat Juga :