Pertumbuhan ekonomi RI 2012 mencapai 6,23%

Selasa, 05 Februari 2013 - 12:48 WIB
Pertumbuhan ekonomi...
Pertumbuhan ekonomi RI 2012 mencapai 6,23%
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia 2012 tumbuh sebesar 6,23 persen dibandingkan 2011. Pertumbuhan terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor pengangkutan dan komunikasi 9,98 persen.

Diikuti sektor perdagangan, hotel, dan restoran 8,11 persen, konstruksi 7,50 persen, keuangan, real estat dan jasa perusahaan 7,15 persen, listrik, gas, dan air bersih 6,40 persen, industri pengolahan 5,73 persen, jasa-jasa 5,24 persen, dan pertanian 3,97 persen.

Sementara pertumbuhan PDB tanpa migas pada 2012 mencapai 6,81 persen, yang berarti lebih tinggi dari pertumbuhan PDB.

"Besaran PDB Indonesia tahun 2012 atas dasar harga berlaku mencapai Rp8.241,9 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (tahun 2000) mencapai Rp2.618,1 triliun," jelas Kepala BPS, Suryamin saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Adapun, sektor yang paling rendah pertumbuhannya ialah pertambangan dan penggalian yang hanya tumbuh 1,49 persen. Sementara, PDB tanpa migas tumbuh 6,81 persen.

Secara triwulan, PDB Indonesia triwulan IV/2012 dibandingkan triwulan III/2012 turun 1,45 persen, tapi bila dibanding dengan triwulan IV/2011 tumbuh 6,11 persen.

Pertumbuhan ini, menurut sisi penggunaan terjadi pada Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 9,81 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 5,28 persen, Komponen Ekspor Barang dan Jasa 2,01 persen, dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh 1,25 persen.

"Sedangkan Komponen Impor sebagai faktor pengurang mengalami pertumbuhan sebesar 6,65 persen," ungkap Suryamin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
21 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
33 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
49 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved