Enam bank Spanyol berharap bangkit tahun ini
Selasa, 05 Februari 2013 - 20:16 WIB
Enam bank Spanyol berharap bangkit tahun ini
A
A
A
Sindonews.com - Bank-bank di Spanyol siap kembali beraktivitas normal tahun ini, setelah kehilangan miliaran euro akibat kerugian pinjaman di sektor real-estate. Laba bersih gabungan enam bank terbesar pada 2012, jatuh 82 persen menjadi 1,86 miliar euro.
Dilansir Global Post, Selasa (5/2/2013), Banco Popular, bank terbesar kelima di Spanyol mencatat kerugian bersih 2,46 miliar euro, dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya, sebesar 479,6 juta euro akibat kredit macet.
Pesaingnya, Bankiter mencatat dua digit penurunan laba bersih 31 persen. Sementara CaixaBank, bank terbesar di Spanyol yang diukur dari aset manajemen mengalami kemerosotan laba bersih 78,2 persen, pasca-akuisisi Banca Civica.
Santander, bank terbesar di zona Eropa berdasarkan nilai pasar, juga tak luput dari penurunan laba bersih sebesar 59 persen. BBVA, rival Santander mendapatkan kira-kira setengah penghasilan kotor dari perkembangan pasar di Amerika Latin.
Dari total enam bank terbesar di Spanyol semuanya hampir meletakkan 51 miliar euro pada 2012, selain untuk menutupi potensi kerugian dari pinjaman, juga eksposur ke pasar real estate.
Runtuhnya pasar real estate Spanyol pada 2008, menyebabkan kenaikan tajam pada rasio kredit non-performing di banyak bank. Kondisi ini memicu keraguan terhadap soliditas neraca mereka.
Kendati demikian, Ketua Bank BBVA, Francisco Gonzalez meyakini prospek pada 2013 sangat positif. "Ada fundamental solid yang memberikan siklus untuk pertumbuhan laba bersih," ujarnya.
Dilansir Global Post, Selasa (5/2/2013), Banco Popular, bank terbesar kelima di Spanyol mencatat kerugian bersih 2,46 miliar euro, dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya, sebesar 479,6 juta euro akibat kredit macet.
Pesaingnya, Bankiter mencatat dua digit penurunan laba bersih 31 persen. Sementara CaixaBank, bank terbesar di Spanyol yang diukur dari aset manajemen mengalami kemerosotan laba bersih 78,2 persen, pasca-akuisisi Banca Civica.
Santander, bank terbesar di zona Eropa berdasarkan nilai pasar, juga tak luput dari penurunan laba bersih sebesar 59 persen. BBVA, rival Santander mendapatkan kira-kira setengah penghasilan kotor dari perkembangan pasar di Amerika Latin.
Dari total enam bank terbesar di Spanyol semuanya hampir meletakkan 51 miliar euro pada 2012, selain untuk menutupi potensi kerugian dari pinjaman, juga eksposur ke pasar real estate.
Runtuhnya pasar real estate Spanyol pada 2008, menyebabkan kenaikan tajam pada rasio kredit non-performing di banyak bank. Kondisi ini memicu keraguan terhadap soliditas neraca mereka.
Kendati demikian, Ketua Bank BBVA, Francisco Gonzalez meyakini prospek pada 2013 sangat positif. "Ada fundamental solid yang memberikan siklus untuk pertumbuhan laba bersih," ujarnya.
(dmd)
Lihat Juga :