OJK minta perusahaan asuransi garap pertanian

Selasa, 12 Februari 2013 - 17:11 WIB
OJK minta perusahaan...
OJK minta perusahaan asuransi garap pertanian
A A A
Sindonews.com - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad meminta perusahaan asuransi menggarap asuransi pertanian. Menurutnya, perusahaan asuransi di Indonesia belum ada yang mengeluarkan produk asuransi pertanian. Padahal, mata pencaharian masyarakat Indonesia yang mayoritas bertani, adalah market potensial.

"Di sejumlah negara seperti India dan Turki, asuransi pertanian berkembang pesat. Namun, untuk mencapai pada titik itu, perlu dukungan regulasi dari pemerintah," ungkap Muliaman di bandung, Selasa (12/2/2013).

Apabila asuransi pertanian mulai diterapkan, lanjutnya pelaku usaha pertanian bisa memanfaatkan produk tersebut untuk meminimalisir kerugian akibat gagal panen dan serangan hama lainnya.

“Tahun ini akan kita koordinasikan dengan perusahaan asuransi, untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang bisa dilakukan,” kata Muliaman.

Sebelumnya, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat, Entang Sastraatmadja mengatakan, pemerintah mesti serius menggulirkan program asuransi pertanian bagi para petani karena dinilai akan memberikan dampak signifikan bagi petani, ditengah ketidakpastian iklim global.

Menurut Entang, program asuransi petani pada prinsipnya sangat menguntungkan. Petani yang mengalami gagal panen karena serangan hama atau kekeringan, bisa mendapat ganti rugi. Apalagi, pemerintah telah menghapuskan program Bantuan Petani Padi Puso (BP3).

“Programnya bagus. Tapi bagaimana program tersebut bisa dilaksanakan secara maksimal dan memberi manfaat bagi semua petani di Jabar,” jelas Entang, beberapa waktu lalu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
22 menit yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
13 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved