Wall Street naik tipis, Dow Jones dekati rekor baru

Rabu, 13 Februari 2013 - 08:43 WIB
Wall Street naik tipis,...
Wall Street naik tipis, Dow Jones dekati rekor baru
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup naik tipis, menempatkan Indeks Dow Jones hampir mendekati rekor tertingginya sepanjang masa karena investor optimistis menjelang pidato kenegaraan Presiden Barack Obama.

Kalangan investor dalam pidato Obama menunggu adanya petunjuk terkait kesepakatan dengan Partai Republik untuk mencegah pemotongan belanja yang akan efektif pada 1 Maret 2013.

Indeks S&P 500 menguat selama enam pekan terakhir, dan mencatat kenaikan 6,5 persen sepanjang tahun ini. Sementara Indeks Dow Jones perlu 1 persen lagi untuk sampa pada level tertinginya di 14.164,53 pada Oktober 2007.

Namun, penguatan indeks sulit dicapai setelah Indeks S&P mencapai level tertingginya pada 1 Februari 2013 lantaran volume perdagangan harian mulai minim. Sebanyak 5,73 miliar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE pada Selasa waktu setempat, di bawah rata-rata harian sepanjang tahun ini sebesar 6,48 miliar saham.

"Kami cenderung bertahan dalam jangka waktu tertentu dan menyimpan keuntungan yang sudah kami peroleh, meskipun masih ada bias momentum positif. Pertanyaan atas belanja pemerintah merupakan masalah besar dan kami menunggu Presiden Obama untuk memberikan keyakinan atas penyelesaian masalah itu malam ini," kata Kepala Investasi Bancshares Citizens, Eric Teal, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (13/2/2013).

The Dow Jones industrial average (DJI) naik 47,46 poin atau 0,34 persen ke 14.018,70, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) naik 2,42 poin atau 0,16 persen ke 1.519,43, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 5,51 poin atau 0,17 persen ke 3.186,49.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved