Perdagangan mata uang kalahkan emas

Jum'at, 15 Februari 2013 - 14:07 WIB
Perdagangan mata uang...
Perdagangan mata uang kalahkan emas
A A A
Sindonews.com - Fluktuasi harga emas dunia, berdampak terhadap penjualan emas di pasar trading. Setelah pada akhir tahun lalu paling diburu, kini emas mulai ditinggalkan. Kini, perdagangan mata uang (forex) justru paling diminati.

"Tren awal tahun ini justru forex yang paling diminati investor," jelas Manager Marketing PT Valbury Asia Future, Zamzam Faried disela donor darah dalam rangka peringatan Valentine Day, Jumat (15/2/2013).

Menurutnya, emas dalam beberapa bulan kemarin, sempat unggul dan menjadi komoditi paling laris. Namun, harga perdagangan emas di pasar dunia yang turun, membuat investor beralih. Kini harga emas di dalam negeri penurunannya mencapai Rp5 ribu per gram.

Beberapa mata uang yang diburu mayoritas jenis Euro, yen, dan poundsterling. Rata-rata perdagangan bisa mencapai Rp3 miliar per bulan. Meskipun masih di bawah target nasional, namun pertumbuhan forex diprediksi masih akan berlanjut sama di akhir tahun.

"Sedikit investor yang berani berspekulasi dengan emas, karena harganya turun," jelasnya.

Public Relations PT Valbury Asia Future, Sona Idola Julieta mengatakan, kebijakan pemerintah yang akan menghapus transaksi forex mini cukup menguntungkan bagi industri besar. Mereka tidak bisa lagi bertransaksi menggunakan pasar internasional. Justru mereka akan memakai pasar dalam negeri dan bergabung dengan industri trading yang ada.

"Larangan forex mini ini, akan menjadikan trading kita lebih diminati," tuturnya.

Valbury, ujarnya juga melakukan edukasi kepada masyarakat dan calon investor. Tidak hanya mahasiswa, banyak profesional dan swasta yang mengikuti edukasi yang diselenggarakan secara gratis. "Donor darah ini, sebagai ajang ungkapan berbagai kasih sayang. Selama ini PMI banyak membutuhkan pasokan darah," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
5 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
5 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
5 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
6 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
6 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
6 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved