Kulonprogo ajak komunitas akses ekonomi produktif

Senin, 18 Februari 2013 - 11:46 WIB
Kulonprogo ajak komunitas...
Kulonprogo ajak komunitas akses ekonomi produktif
A A A
Sindonews.com - Pemkab Kulonprogo mengajak empat komunitas, yakni waria, OHDA, korban trafficking, dan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengakses ekonomi produktif.

Langkah tersebut diambil untuk memberdayakan komunitas agar terbebas dari jurang kemiskinan. Ketua Tim Pembina Posdaya Kulonprogo, Sri Harmintarti mengatakan, akses ekonomi produktif dapat dilakukan melalui Kelompok Asuh Keluarga Binangun (KAKB) yang dicanangkan bupati.

Melalui kelompok ini, diharapkan komunitas dapat diberdayakan untuk mengenteskannya dari jerat kemiskinan. Di Kulonprogo, kata dia, sudah ada 130 warung KAKB dan 86 kelompok ekonomi produktif. Kedepan, komunitas ini diharapkan mampu membentuk kelompok sendiri sesuai kebutuhan masing-masing.

"Komunitas akan membentuk kelompok usahanya sendiri sesuai kebutuhan," katanya, Senin (18/2/2013).

Pemkab, lanjut dia, juga akan membuat kesepakatan terkait teknis akses ekonomi produktif bagi komunitas. Langkah ini dipandang perlu untuk mempermudah implementasi di lapangan mengingat komunitas juga bagian dari elemen masyarakat yang harus mendapat hak sama.

Direktur Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kulonprogo, Paulo Ngadi Cahyono mengatakan, keterlibatan ODHA, koban trafficking, KDRT dan waria mengakses ekonomi produktif merupakan strategi pemberdayaan komunitas. Sebab, keberadaan mereka masih dipandang sebelah mata.

Menurut dia, goal kecilnya yaitu pemenuhan hak-hak komunitas sebagai bagian dari masyarakat. "Selama ini hak-hak mereka terkadang tidak terpenuhi dalam konteks masyarakat. Padahal mereka seharausnya memiliki hak yang sama dengan warga lainnya," kata Paulo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
12 menit yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved