KSPI: RUU Ormas mengancam kebebasan buruh

Selasa, 19 Februari 2013 - 11:22 WIB
KSPI: RUU Ormas mengancam...
KSPI: RUU Ormas mengancam kebebasan buruh
A A A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (RUU Ormas). RUU tersebut dikhawatirkan akan menghanguskan gerakan buruh jika disahkan menjadi UU.

"Buruh menolak RUU Ormas mengancam demokrasi berserikat dan kebebasan mengemukakan pendapat bagi gerakan buruh dan gerakan sosial," ujar Presiden KSPI, Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Selasa (19/2/2013).

Said mengatakan, organisasi-organisasi serikat buruh dikategorikan sebagai ormas yang tidak berbadan hukum dalam RUU Ormas. "Khusus buruh yang disoroti dalam RUU Ormas adalah pasal tentang serikat pekerja yang dikategorikan sebagai ormas tidak berbadan hukum," ujarnya.

Walhasil, lanjut dia, organisasi-organisasi serikat buruh harus mendaftarkan diri ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kemendagri memiliki hak untuk menyatakan bahwa sebuah organisasi serikat buruh tidak sah. Artinya, organisasi pergerakan buruh bisa dihancurkan dengan mudah jika RUU Ormas ini disahkan menjadi UU.

"Dengan demikian serikat pekerja wajib mendaftar ke Kemendagri dan Kemendagri punya hak menolak keabsahan serikat pekerja, ini berbahaya," jelas Said.

Karena itu, pria yang pernah menjadi Caleg PKS ini menyerukan, seluruh organisasi pergerakan buruh agar menentang RUU Ormas untuk melindungi kebebasan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.

"RUU Ormas ini mengancam serikat pekerja tidak bisa menggunakan hak mogok dan unjuk rasa yang sudah dijamin konstitusi untuk memperjuangkan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat, jaminan pensiun wajib untuk buruh, upah layak, penghapusan outsourcing," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat usai Libur Panjang, Hari Ini Sentuh Level 6.195
11 menit yang lalu
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
1 jam yang lalu
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
1 jam yang lalu
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
2 jam yang lalu
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
2 jam yang lalu
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
2 jam yang lalu
Infografis
Mengancam Manusia, Populasi...
Mengancam Manusia, Populasi Buaya di Australia akan Dikurangi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved