4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD

Senin, 01 Juni 2026 - 11:03 WIB
loading...
4 Temuan Penting di...
Gejolak pasar keuangan sepanjang Januari–Mei 2026 dinilai menunjukkan bahwa tekanan yang sedang dihadapi Indonesia jauh lebih besar daripada sekadar koreksi harga saham atau pelemahan nilai tukar rupiah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gejolak pasar keuangan sepanjang Januari–Mei 2026 dinilai menunjukkan bahwa tekanan yang sedang dihadapi Indonesia jauh lebih besar daripada sekadar koreksi harga saham atau pelemahan nilai tukar rupiah . Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hampir 33% sejak puncak Januari 2026 dan pelemahan rupiah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS mencerminkan meningkatnya persepsi risiko terhadap pasar keuangan Indonesia secara keseluruhan.

Co-Founder FINE Institute sekaligus Analis Ekonomi Politik Pasar Keuangan, Kusfiardi mengatakan, bahwa yang sedang mengalami koreksi bukan hanya harga aset, tetapi juga tingkat kepercayaan investor terhadap ketahanan struktur pasar keuangan nasional.

"Yang mengalami koreksi bukan hanya harga saham dan nilai tukar, tetapi juga persepsi investor terhadap risiko pasar Indonesia secara keseluruhan. Ini yang perlu dibaca secara lebih serius," ujar Kusfiardi.

Baca Juga: Tekanan IHSG Belum Usai, Pekan Depan Diprediksi Ambles Menguji Area 5.899

Menurutnya, terdapat empat temuan penting dari perkembangan pasar selama Januari–Mei 2026.

Pertama, tekanan pasar tidak dapat dijelaskan hanya oleh faktor eksternal. Konflik geopolitik Timur Tengah, penguatan dolar AS, dan tingginya suku bunga global memang menjadi pemicu. Namun kedalaman koreksi yang terjadi menunjukkan adanya persoalan domestik yang lebih mendasar, yaitu struktur pasar yang masih dangkal dan ketergantungan yang tinggi terhadap arus modal asing.

Kedua, kasus rebalancing MSCI pada Mei 2026 memperlihatkan besarnya pengaruh institusi keuangan global terhadap pasar Indonesia. Keluarnya sejumlah saham besar Indonesia dari indeks MSCI memicu arus keluar dana asing dalam jumlah besar dan mempercepat tekanan terhadap pasar saham maupun nilai tukar.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Rekomendasi
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Mengapa Bulan Safar...
Mengapa Bulan Safar Dianggap Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Islam dan Asal Usul Mitosnya
Berita Terkini
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved