RUU Ormas dan pekerja dinilai tumpang tindih

Selasa, 19 Februari 2013 - 11:37 WIB
RUU Ormas dan pekerja...
RUU Ormas dan pekerja dinilai tumpang tindih
A A A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai, Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (RUU Ormas) tumpang tindih dengan UU No 21/2000 tentang Serikat Pekerja.

Menurut KSPI, RUU Ormas ini membahayakan karena mengancam jaminan atas kebebasan buruh sebagaimana telah tertuang dalam UU No 21/2000.

"Ini berbahaya. Padahal serikat pekerja sudah diatur tersendiri di UU No 21/2000, yang mana serikat pekerja berfungsi dan bertugas memperjuangkan kesejahteraan rakyat, membela anggota, mengorganisir mogok, dan unjuk rasa sesuai UU," jelas Presiden KSPI, Said Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (19/2/2013).

Karena itu, dia menyerukan seluruh organisasi pergerakan buruh agar menentang RUU Ormas untuk melindungi kebebasan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.

"RUU Ormas ini mengancam serikat pekerja tidak bisa menggunakan hak mogok dan unjuk rasa yang sudah dijamin konstitusi untuk memperjuangkan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat, jaminan pensiun wajib untuk buruh, upah layak, dan penghapusan outsourcing," tuturnya.

Said menggarisbawahi, seharusnya pemerintah menangani persoalan buruh dengan memberikan jaminan atas hak-hak sosial dan ekonomi buruh, bukan dengan cara represif. "Jadi perjuangan serikat pekerja dan gerakan sosial lainnya adalah welfare approach bukan dilawan dengan security approach," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved