Hingga 2017, BEI target tambah 150 emiten

Jum'at, 22 Februari 2013 - 14:42 WIB
Hingga 2017, BEI target...
Hingga 2017, BEI target tambah 150 emiten
A A A
Sindonews.com - Untuk mencapai target kapitalisasi pasar, Bursa Efek Indonesia (BEI) berambisi mampu menambah 150 emiten baru di papan bursa hingga tahun 2017 mendatang.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen menegaskan, langkah tersebut agar mampu memberi pilihan investasi yang lebih menarik bagi masyarakat, sehingga bisa mendorong lebih banyak investor baru untuk dapat bergabung di BEI.

Pasalnya, kata Hoesen, saat ini investor di pasar modal Indonesia dinilai masih sangat minim jumlahnya, yakni kurang dari 1 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

"Kita targetkan bisa menambah 150 lagi emiten baru hingga 2017. Maka itu, kita target 30 emiten setiap tahunnya, walaupun tidak selalu terealisasi. Kalau investor dan emiten bertambah, maka akan pasar akan tumbuh. Minimal investor di pasar modal bisa 1 persen dari jumlah penduduk. Menambah jumlah emiten beharap market cap nambah,” kata Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (22/2/13).

Untuk mewujudkan hal tersebut, dikatakan Hoesen, perlu ada perhatian khusus dari otoritas untuk bisa menambah suplai di pasar modal.

“Indeks di Indonesia terlalu mahal, itu yang bikin susah investor masuk, salah satunya ya menambah suplai di market. Yang paling penting menambah suplai agar pasar likuid. Nambah suplai dan nambah investor. Dua itu yang paling penting,” tutur dia.

Sementara itu, jumlah emiten di Indonesia saat ini mencapai 445 perusahaan. Sementara sejak awal tahun hingga saat ini, tercatat enam emiten baru melantai di Bursa.

keenam emiten baru tersebut, yakni PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM), Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL), Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP), Trans Power Marine Tbk (TPMA) dan PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), yang baru saja melantai pagi tadi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved