Pertamina keukeuh naikkan harga elpiji 12 kg

Senin, 25 Februari 2013 - 12:12 WIB
Pertamina keukeuh naikkan...
Pertamina keukeuh naikkan harga elpiji 12 kg
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan, rencana penaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) akan dilaksanakan sesuai rencana perseroan pada Maret tahun ini. Penetapan target yang terkesan singkat tersebut dikarenakan perseroan tidak perlu menunggu persetujuan DPR RI terlebih dahulu.

"Tidak perlu, ini kan bukan barang subsidi. Jadi tidak perlu melalui persetujuan DPR," terang VP Corporate Comunication PT Pertamina (Persero), Ali Mundakir di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (25/2/2013).

Menurutnya, dengan status elpiji 12 kg yang bukan sebagai barang subsidi, maka penetapan harganya hanya perlu mempertimbangkan perhitungan ekonomis dan kemampuan daya beli masyarakat. Sementara komunikasi kepada pihak pemerintah dan DPR sendiri hanya bersifat pemberitahuan.

"Kita sifatnya hanya pemberitahun dan koordinasi saja. Hanya menyampaikan apa dampak-dampaknya dari kenaikan itu, dan lain sebagainya," tambah dia.

Untuk pemberlakuannya, sambung dia, akan tetap sesuai rencana yang dicanangkan oleh perseroan yakni sekitar bulan Maret tahun ini. "Tetap on track, sekitar bulan Maret tapi belum ada tanggalnya. Soalnya ini sangat mendesak," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, DPR RI menentang rencana Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg. Alasannya, kenaikan harga elpiji 12 kg akan membebani masyarakat.

Selain itu, masih banyak alternatif solusi lain untuk melakukan penghematan di samping menaikkan harga. "Tentu ini akan berdampak pada kenaikan harga penjualan di tingkat konsumen. Karena itu, ada baiknya jika elpiji tidak perlu naik tahun ini, masih banyak solusi alternatif yang bisa dilakukan," jelas Anggota Komisi VII DPR, Rofi Munawar akhir pekan kemarin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
16 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
49 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved