Hatta masih pertimbangkan dampak kenaikan elpiji 12 kg

Senin, 25 Februari 2013 - 13:47 WIB
Hatta masih pertimbangkan...
Hatta masih pertimbangkan dampak kenaikan elpiji 12 kg
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa berjanji akan mempertimbangkan segala aspek dalam memutuskan naik atau tidaknya harga elpiji 12 kilogram (kg). Rencana kenaikan harga elpiji 12 kg sendiri akan segera dilakukan minggu ini.

"Saya akan rapat minggu ini. Saya harus lihat dari berbagai aspek. Ingat, ekonomi kita enggak semua itu," ujar Hatta usai Rapat Koordinasi stabilisasi harga pangan di Kantornya, Jakarta, Senin (25/2/2013).

Hal pertama yang akan dipertimbangkan adalah beban Pertamina apabila harga elpiji 12 kg tidak dinaikkan. "Kita sedang kaji secara hati-hati. Banyak hal yang dilihat, kita harus naikkan karena beban Pertamina sudah sangat berat, yang menggerus pendapatan Pertamina," ucap Hatta.

Terlalu dekatnya jangka waktu kenaikan harga elpiji 12 kg dengan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL), lanjut menteri berambut putih ini, juga harus diperhatikan agar tidak terlalu membebani masyarakat. Dikhawatirkan, daya beli masyarakat akan terpengaruh oleh rentetan kenaikan TTL dan elpiji 12 kg.

"Kita harus lihat juga kenaikan listrik, dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat. Kita hitung enggak asal saja," tuturnya.

Selain itu, potensi semakin membengkaknya subsidi akibat migrasi pengguna elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg juga akan diperhitungkan untuk menghindari kerugian yang bisa saja lebih besar.

"Juga disparitas (harga) elpiji 12 kg dan 3 kg terlalu jauh. Apakah semua enggak nyerbu yang 3 kg? Kalau semua serbu 3 kg, subsidi akan semakin bengkak," pungkas Hatta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
14 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
20 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
31 menit yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
37 menit yang lalu
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
52 menit yang lalu
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved