Borobudur kurang promosi di internasional

Senin, 04 Maret 2013 - 16:42 WIB
Borobudur kurang promosi...
Borobudur kurang promosi di internasional
A A A
Sindonews.com - DI Yogyakarta (DIY) banyak memiliki potensi pariwisata untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan pariwisata di Asia. Hanya saja, informasi mengenai obyek wisata masih belum lengkap. Candi Borobudur yang pernah menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia saja tidak banyak dikenal.

Direktur Asia Pasific Travel Three, Loo Seow Chong mengatakan, Yogyakarta banyak memiliki obyek wisata menarik untuk dikunjungi dan bisa disandingkan dengan obyek wisata internasional. Mulai Candi Borobudur, Prambanan hingga Kalasan.

"Borobudur ini bisa dikembangkan menjadi wisata rohani, seperti di Taj Mahal India. Tapi informasi yang ada cukup minim," jelasnya pada Media and Travel Partner Fam Trip di Bolo Resto.

Pihaknya mengku tertantang untuk bisa menggali potensi pariwisata dan mempromosikan. Karena itu, mereka bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY mendapatkan 15 perwakilan media dari Malaysia, Singapura dan Taiwan untuk menggali potensi di DIY. Hasil trip ini akan ditayangkan pada masing-masing media, baik cetak, TV maupun
radio.

Beberapa perwakilan ini, kata dia, cukup menikmati potensi yang ada. Mereka juga kagum dengan kekayaan potensi wisata, baik wisata alam, petualang, maupun heritage hingga wisata belanja. "Promo wisata yang ada masih terbatas dan belum berkelanjutan," ujarnya.

Sementara, Komisaris CV LimaPilar Pariwisata yang menjadi operator Travel Three di Yogyakarta, Betty Aryani mengatakan, untuk bisa mengembangkan pariwisata semua pihak harus berbenah diri. Mereka harus terlibat dalam mengembangkan potensi pariwisata yang ada.

Dibandingkan dengan Malaysia, potensi wisata yang ada harusnya bisa lebih dikembangkan untuk menarik wisatawan. Saat ini kunjungan wisatawan mancanegara baru diangka 200 ribu. Padahal, di Malaysia setiap tahun bisa mencapai jutaan. "Mereka datang di Malaysia hanya berfoto-foto. Kita jauh lebih bagus peluangnya," ujarnya.

Selama ini, lanjut dia, Travel Three hanya membuat paket wisata ke Bali. Melihat antusias dan keinginan di sana, kini akan digarap paket di Yogyakarta. Mulau dari Borobudur, Keraton, Tamansari hingga Candi Prambanan, dan Boko.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
1 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
2 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
5 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
5 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
5 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
5 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved