Ford prediksi penjualan di Eropa lambat dalam 5 tahun
Selasa, 05 Maret 2013 - 20:22 WIB
Ford prediksi penjualan di Eropa lambat dalam 5 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Pasar mobil Eropa masih memiliki jalan panjang dan bergelombang sebelum berharap melihat penjualan mendekati angka sebelum krisis keuangan.
"Saya tidak melihat akan mendapat penjualan 17-18 juta unit seperti pada 2007, mungkin hingga 4 sampai 5 tahun ke depan," kata Kepala Ford, Stephen Odell pada hari pertama International Geneva Motor Show 2013, seperti dilansir Global Post, Selasa (5/3/2013).
Tahun ini, Ford berharap penjualan di pasar Eropa secara keseluruhan antara 13-14 juta unit, setelah sukses melepas 14 juta kendaraan pada 2012.
"Saya pikir kita masih dalam kurva pemulihan yang sangat lambat, dan mungkin beberapa berkerlip," kata Odell.
Produsen mobil AS itu telah mengumpulkan kerugian di 'Benua Biru' selama bertahun-tahun, seperti yang yang dialami rekan senegaranya General Motors dan pesaing Eropa, seperti Renault, Peugeot-PSA dan Fiat.
Ford telah memperingatkan akan menderita kerugian sebesar USD2,0 miliar tahun ini, setelah memerah USD1,75 pada 2012.
Namun, menurut Odell, kerugian yang diperkirakan tahun ini berbeda dengan 2012, karena sebagian penutupan tertunda dari dua pabrik di Inggris dan Belgia, yang akan membuat 6.200 karyawan kehilangan pekerjaan.
Odell menyatakan, produsen mobil mengharapkan melihat aktivitas Eropa kembali ke profitabilitas pada 2015.
"Saya tidak melihat akan mendapat penjualan 17-18 juta unit seperti pada 2007, mungkin hingga 4 sampai 5 tahun ke depan," kata Kepala Ford, Stephen Odell pada hari pertama International Geneva Motor Show 2013, seperti dilansir Global Post, Selasa (5/3/2013).
Tahun ini, Ford berharap penjualan di pasar Eropa secara keseluruhan antara 13-14 juta unit, setelah sukses melepas 14 juta kendaraan pada 2012.
"Saya pikir kita masih dalam kurva pemulihan yang sangat lambat, dan mungkin beberapa berkerlip," kata Odell.
Produsen mobil AS itu telah mengumpulkan kerugian di 'Benua Biru' selama bertahun-tahun, seperti yang yang dialami rekan senegaranya General Motors dan pesaing Eropa, seperti Renault, Peugeot-PSA dan Fiat.
Ford telah memperingatkan akan menderita kerugian sebesar USD2,0 miliar tahun ini, setelah memerah USD1,75 pada 2012.
Namun, menurut Odell, kerugian yang diperkirakan tahun ini berbeda dengan 2012, karena sebagian penutupan tertunda dari dua pabrik di Inggris dan Belgia, yang akan membuat 6.200 karyawan kehilangan pekerjaan.
Odell menyatakan, produsen mobil mengharapkan melihat aktivitas Eropa kembali ke profitabilitas pada 2015.
(dmd)
Lihat Juga :