Harga LPG 12 kg batal naik, ini tanggapan Pertamina

Kamis, 07 Maret 2013 - 16:04 WIB
Harga LPG 12 kg batal...
Harga LPG 12 kg batal naik, ini tanggapan Pertamina
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) akhirnya tidak jadi menaikkan harga Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung 12 kg karena tidak mendapat restu dari pemerintah. Namun, Pertamina tidak membatalkan rencana kenaikan harga LPG 12 kg, hanya menundanya hingga momentum yang tepat.

Pertamina menyatakan menghormati keputusan pemerintah yang melarang harga LPG 12 kg dinaikan pada Maret 2013 ini karena situasi perekonomian yang masih kurang mendukung.

"Kita memahami konsen pemerintah, kata Pak Hatta Rajasa (Menko Perekonomian) ini timing-nya kurang tepat, kita sedang mengevaluasi timing yang tepat. Kita akan evaluasi," kata VP Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir saat ditemui di Kantor Pertamina EP, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Menurut Ali, bagaimanapun harga LPG 12 kg harus naik. Pasalnya, LPG 12 kg bukan barang subsidi. Bila tidak dinaikkan harganya, Pertamina akan terus merugi. Pada 2012 lalu tercatat Pertamina merugi USD541 juta alias Rp5 triliun.

"Audited report Pertamina rugi USD541 juta untuk LPG 12 kg. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Saran BPK harus ada cara untuk menutupi kerugiannya. Bisnis apapun rugi kalau begini. Bisnis elpiji terbuka bagi siapa saja," terangnya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa belum ada pembicaraan lagi antara Pertamina dengan pemerintah terkait rencana kenaikan harga LPG 12 kg. Kemungkinan minggu ini akan dibahas lagi. "Sampai kemarin belum ada pembahasan kembali dan rencananya kita akan dipanggil minggu ini," tutup dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
8 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved